Showing posts with label PUBLISHING IIIA 2017. Show all posts
Showing posts with label PUBLISHING IIIA 2017. Show all posts

Tuesday, September 25, 2018

Seputar Anjing dan Komunitasnya


Pict Doc. www.chagrinfallspetclinic.com

Anjing adalah adalah salah satu binatang terdekat manusia, baik sebagai teman bermain maupun sebagai penjaga rumah. Anjing juga ialah hewan sosial sama seperti manusia. Kedekatan pola perilaku anjing dengan manusia menjadikan anjing dapat dilatih, diajak bermain,tinggal bersama manusia , dan diajak bersosialisasi.

Belakangan ini, tren memelihara anjing semakin meningkat di Indonesia. Anjing yang dulu hanya dianggap hewan penjaga kini menjadi teman bermain yang menyenangkan. Hewan ini selain, menyenangkan diajak bermain dan menjadi sahabat anjing juga perlu bertemu dengan teman-teman sejenisnya. Maka dari itu, biasanya anjing peliharaan dibawa ke suatu komunitas anjing terdekat.

Mengapa dibawa ke komunitas? Karena anjing tidak melulu harus bermain dan bersenang-senang dengan manusia saja. Anjing juga perlu berteman dengan sejenisnya sehingga mereka dapat berinteraksi satu sama lain. Agar dapat memberikan kebutuhan tersebut mulailah sang pemilik membawa anjing peliharaannya ke komunitas yang mudah untuk di kunjungi contohnya seperti komunitas anjing yang ada di Car Free Day Jakarta setiap hari minggu.

Komunitas anjing ini bebas di datangi oleh siapa saja termasuk sang pemilik dan peliharaannya bahkan orang awam pun boleh datang ke komunitas tersebut sekadar untuk melihat anjing-anjing yang dibawa pemiliknya tadi. Komunitas ini sebagai wadahnya para pencinta anjing dan biasanya yang dilakukan kumpul-kumpul, saling bertukar pikiran tentang anjing, dan memupuk keakraban antar pencinta anjing.
Selain itu, ada beberapa jenis anjing yang biasa di bawa ke komunitas ini, yaitu Alaskan Malamute, Bulldog, Maltese, Pomeranian, Shih Tzu, dan Siberian Husky. Berikut mengenal dari jenis anjing tersebut.

Alaskan Malamute
Malamute Alaskan merupakan ras anjing bertubuh besar yang berasal dari Alaska, Amerika Serikat. Anjing ini memiliki sifat yang ramah, bersahabat dan mudah beradaptasi. Malamute Alaskan adalah anjing yang pintar ia mudah menyerap pelajaran yang diberikan. Selain itu, ia juga memiliki bulu yang tebal dan kasar dengan warna yang bervariasi, yaitu hitam dan putih.

English Bulldog
Bulldog merupakan salah satu anjing ras tertua di dunia yang asal berasal dari Inggris. Pada mulanya ras anjing ini dikhususkan untuk bertarung, sehingga karakter Bulldog terkenal dengan anjing yang agresif dan juga tangguh. Tetapi sekarng Bulldog menjadi anjing sahabat yang sangat baik, merekapun tidak agresif walaupun tampangnya menyeramkan.

Maltese
Maltese merupakan jenis anjing kecil, meskipun tidak sekecil Cihuahua. Memiliki bentuk tubuh yang panjang, kepala bulat dan mata yang besar. Anjing jenis ini biasanya muncul diberbagai stasiun TV terutama pada film kartun. Maltese juga anjing yang rentan terserang penyakit, seperti flu dan alergi.

Pomeranian
Pomeranian adalah salah satu jenis anjing Spitz (anjing kecil). Seringkali juga diistilahkan sebagai anjing mainan, dan sering juga dikenal dengan istilah anjing pom-pom. Anjing peliharaan jenis ini populer. Mirip Cihuahua, anjing Pomeranian seringkali diberikan aksesoris-aksesoris tambahan untuk mempercantik.

Shih Tzu
Shih Tzu adalah jenis anjing yang berasal dari China, yang apabila diartikan Shih Tzu memiliki arti anjing singa. Shih Tzu merupakan anjing kecil yang memiliki moncong pendek dan juga bermata gelap. Ciri fisik anjing ini memiliki bulu yang panjang.

Siberian Husky
Siberian Husky adalah jenis anjing yang berukuran sedang dan berbulu tebal. Anjing ras ini merupakan kelompok anjing yang tidak ganas, bahkan bisa dikatakan terlalu baik kepada orang asing walaupun bukan pemiliknya. Secara sepintas anjing ini mirip serigala, dan banyak standar ras di dunia mengatakan terbentuknya Siberian Husky dikarenakan hasil persilangan alam.(Penulis: Senida Almafika Anggitya/PNB3A/2017)
 Sumber : Okdogi.com-Animalsku.blogspot.co.id 

Sunday, January 28, 2018

Masjid Baiturrahma Kampung Lio Pusat Kemakmuran Warga Depok

Photo By : Rizka

Bagi warga Kampung Lio Depok, Masjid Baiturrahma yang beralamat di  Jl. Kp. Lio No.54, RT.4/RW.19, Depok, Pancoran MAS, Kota Depok, Jawa Barat 16431 termasuk salah satu rumah ibadah yang cukup dikenal. Selain letaknya strategis di pinggir jalan, masjid ini dikelola di bawah Yayasan Al-Muhajirin Depok (YAD) yang memiliki lembaga pendidikan bermutu di lingkungan Nusantara Depok.
Pada pandangan pertama melihat masjid ini akan terkesan dengan konsep arsitekturnya yang minimalis dan paduan warna yang sejuk dengan lapangan parkir yang cukup luas. Masjid berlantai tiga ini memuat jamaah sekitar 1.000 jamaah. Lantai dasar didesain secara khusus untuk kegiatan-kegiatan pertemuan dan disewakan untuk resepsi pernikahan atau perayaan sekolah di bawah naungannya. Meski ruang pertemuan yang disewakan tidak terlalu luas, namun terasa nyaman karena dilengkapi dengan pendingin ruangan.
Menaiki di lantai dua sebagai pusat ibadah, masjid ini terlihat sangat luas dengan hamparan karpet-kapet empuk nan bersih karena setiap hari dibersihkan oleh petugas masjid. Di samping sebelah kiri agak ke belakang terdapat ruang khusus wanita yang ingin melaksanakan ibadah. Bagi yang melaksanakan shalat di lantai ini akan terasa begitu nyaman karena ruang-ruang yang terbuka, seperti bagian depan yang dibuat tanpa pintu dan pinggir-pinggir jendela dibuka membuat angin sepoi-sepoi membuat sejuk setiap orang yang beribadah.
Untuk lantai tiga terdapat banyak bangku-bangku panjang yang disediakan bagi murid-murid Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) yang diselenggarakan pada siang hari. Meski demikian, pada hari Jumat saat pelaksanaan shalat Jumat, bangku-bangku itu ditumpuk untuk memberi ruang bagi jamaah yang membludak. Belum lagi saat hari Jumat yang libur kerja nasional, siatuasinya menjadi sangat padat dengan mobil-mobil terparkir di halaman masjid.
Berbagai kegiatan keagamaan diselenggarakan secara rutin atau tentatif, seperti pengajian pada hari Kamis siang untuk kalangan ibu-ibu, dan Ahad pagi untuk kalangan umum. Selain dikelola Yayasan yang memiliki lembaga pendidikan di tingkat TKIT, SDIT, SMPIT, dan SMAIT Al-Muhajirin dengan sistem pengelolaan modern. Memiliki aset tanah yang luas, telah berdiri dua gedung sekolah dengan megah melengkapi kemegahan masjid ini.

Namun demikian, pengurus masjid yang rata-rata diisi oleh para purnabhakti (pensiunan) dari berbagai lembaga pemerintah maupun swasta, masjid ini akan terus dikembangkan dengan membangun Gedung Penunjang Kegiatan Masjid di atas tanah wakaf di sebelah barat masjid.
Dalam catatan formulirnya, rencananya pengembangan gedung ini diperuntukkan bagi fasilitas khusus penyelenggaraan jenazah, kaum manula, kaum dihabel atau handicapped; fasilitas untuk kegiatan Majelis Taklim, dan remaja masjid (RMB); dan ruang seminar dan perusatakaan digital. Masjid Baiturrahma Depok ini pun melakukan sumbangan anak yatim piatu yang diadakan secara rutin setiap sebulan sekali. Anak yatim piatu yang ada yaitu didapat dari warga sekitar yang sangat membutuhkan dan memang kurang berkecukupan.

Sangat mulia dan bagus program kerja dari pengelola dan pengurus Masjid Baiturrahma Depok ini. Semoga semestinya, program kerja menuju surga bisa berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan.(Penulis: Rizka Ica/PNB 3A/2017)

Saturday, January 6, 2018

ASAL USUL BADUT YANG DIGEMARI ANAK-ANAK

Photo by: Putri Fairuz

            Badut merupakan seseorang yang berpakaian lucu untuk menghibur banyak orang. Dulu, badut-badut memakai bedak yang tebal dan berpakaian aneh untuk menghibur orang-orang. Tapi sekarang, badut-badut lebih banyak memakai pakaian dari karakter animasi untuk menarik perhatian anak-anak.
            Karakter badut yang terkenal ada di sekitar tahun 500 masehi sampai 1.500 masehi. Orang Italia di Eropa mengenali badut tersebut sebagai Arlecchino atau Harlequin. Kedua tokoh badut itu dipopulerkan oleh kelompok teater yang bernama Commedia dell aste. Saat itu mereka masih memakai kostum yang sangat sederhana.
            Lalu pada abad ke-18 masehi, kostum badut mengalami perkembangan bahkan sempat popular di Jerman dan Inggris. Kostum tersebut bisa terkenal karena dandanan dan gaya sang pantonim bernama Pickellhering. Waktu itu Pickellhering memakai baju dan sepatu yang gombrong atau kebesaran, penutup kepala warna-warni, serta renda yang melingkar di sekitar leher badut.
            Dalam sejarahnya, badut adalah seorang penghibur dalam sirkus. Keberadaan badut di arena sirkus membuat penonton terhibur dan tertawa. Ini berguna untuk mengurangi ketegangan penonton pada saat menyaksikan adegan-adegan akrobat sirkus yang menegangkan.
Joseph Grimaldi atau yang dikenal dengan Joey Grimaldi adalah orang yang dianggap menempatkan badut sebagai peran tak terpisahkan dalam industri hiburan dan sirkus pada awal abad ke-18 masehi. Ia menciptakan karakter Jocy dan melakukan pertunjukkan di London pada awal 1.800-an. Karakter Jocy dikenang dalam sejarah perbadutan karena perannya yang menarik. Jocy bisa menghasilkan banyak mimik, tidak sekedar melucu, ia juga berhasil memainkan perasaan penontonnya melalui ekspresi sedih bahkan ekspresi ketakutan.
Menjelang era perfilman modern, karakter badut mengilhami banyak tokoh bisnis hiburan. Contohnya comedian Charlie Chaplin dna Buster Keaton yang mengadopsi spirit para badut dalam semua film bisunya. Lalu mulailah perkembangan era baru perbadutan, dari awalnya mmengamen di jalanan hingga menjadi bagian tak terpisahkan dari bisnis hiburan.
            Di Indonesia, dunia perbadutan dimulai pada tahun 1975, yang dipelopori oleh Mupri atau kini lebih dikenal dengan sebutan badut Pak Mupri. Ide awal membuat karakter badut ini diakuinya, sejak tahun 1969 yang terinspirasi Pekan Raya Jakarta (PRJ). Enam tahun kemudian, ide tentang badut itu barulah terelaisasi.
            Seiring berjalannya waktu kini badut memiliki dua jenis yang tak kalah terkenal dari pendahulunya, yaitu badut maskot dan badut karakter. Badut Maskot adalah badut yang dibuat oleh suatu perusahaan untuk menjadikan nyata maskot/logo perusahaan mereka kepada publik. Badut maskot dapat digunakan untuk pengenalan merk, promosi perusahaan, pameran, atau meningkatkan suatu film. Sedangkan badut karakter merupakan badut tokoh film yang disukai oleh anak-anak seperti superman, batman, robin, spongebob, tom & jerry, dll. Penggunaan badut karakter ini sering ditemukan untuk memeriahkan pesta ulang tahun, family gathering, promosi, dll.(Penulis : Putri Fairuz/PNB 3A/2017)
Sumber, Wikipedia,  Tirto.id,  Kumpulanbadutsurabaya.com, Bobo.grid.id

Thursday, January 4, 2018

Asah Otak Dengan Papan Kotak Hitam Putih

Photo by : Ibnu Qoyyim

Kamu salah satu gamers sejati? Anak zaman sekarang lebih pro terhadap permainan digital, seperti game online yang tinggal mudahnya langsung diunduh di smartphone. Kira-kira apakah orang yang kecanduan dengan situs permainan tersebut punya manfaat? Iya bisa saja tanpa kamu sadari kalian sekalian belajar pengetahuan kosakata Bahasa Inggris, belajar berorganisasi, belajar sabar dan pantang menyerah, dan cakap dalam membentuk strategi. Namun, dibalik kelebihannya juga terselip dampak negatif yang cukup membahayakan. Apa saja? Yang jelas kerusakan pada indera penglihatan, gangguan motorik, dan peradangan pada sendi.

Bagi kalian yang memang bermain sebagai pelepas penat, masih ada alternatif lain. Tak perlu khawatir. Permainan yang dimainkan secara manual juga mengasyikkan dan punya manfaat nggak kalah mantap.

Coba tebak! Papan kotak hitam putih. Tokohnya kuda, raja, mentri, gajah, benteng, dan bidak. Apalagi kalau bukan catur. Banyak orang percaya bahwa catur berasal dari India sekitar 2000 tahun yang lalu. Permainan catur yang dimainkan sekarang merupakan permaianan catur yang sudah diubah peraturannya. Permaianan catur mulai terkenal sekitar 15 abad yang lalu di Eropa.

Kalau kalian mengetahui, bermain catur ternyata berdampak positif untuk otak, diantaranya:
  • 1.      Meningkatkan IQ
  • 2.      Memperkuat daya konsentrasi
  • 3.      Meningkatkan kreatifitas
  • 4.      Mempertajam daya ingat
  • 5.      Melatih kepekaan
  • 6.      Belajar berpikir logis
  • 7.      Meningkatkan kemampuan analisis

Sekarang lebih pilih mana, nih? Kasihan, lho, mata kalian jika dituntut harus menatap monitor apalagi kalau udah kecanduan. Duh, lupa makan dan segalanya. Apa tidak lebih baik duduk manis, sembari menunggu senja menyeruput teh hangat dan bermain catur bersama kerabat?
Bermain catur nggak sesulit kalian bayangkan. Ini dia segelintir langkah-langkahnya yang bisa kalian pelajari.

1. Pemetaan
Melakukan pergerakan, ada baikya untuk melakukan mapping (pemetaaan). Tentukan di mana wilayah yang akan diserang oleh prajurit biasa, di mana pion kuda harus mengecoh lawan, di mana benteng harus menjaga raja, dan kapan perdana menteri harus memberikan tekanan-tekanan. Semua hal ini berfungsi untuk menjaga keteraturan dalam bermain.

2. Penyergapan
Sebelum menembus pertahanan terakhir, usahakan untuk melakukan penyergapan kecil-kecilan pada prajurit lawan. Meskipun sulit, namun ini penting guna memberikan perlawanan yang tidak disangka-sangka.

3. Persempit Pergerakan Lawan
Lawan yang leluasa sangat berbahaya bagi pertahanan Anda. Perhatikan setiap gerak-gerik lawan, perkirakan arahnya dan lakukan pemtongan strategi. Anda hanya bisa menang jika Anda mengenal diri dan lawan Anda.

4. Lindungi Raja
Benteng adalah pilihan terbaik dalam tugas ini. Kemampuan benteng yang multifungsi dapat melindungi raja dari luar, dan celah dari dalam ditutupi dengan kemampuan raja. Kombinasi ini merupakan pertahanan kuat dalam permainan.

5. Kembangkan Strategi
Dalam bermain strategi yang dipakai haruslah kompleks dan tidak dapat dibaca oleh lawan, namun jika lawan pada akhirnya dapat membaca strategi Anda dengan memotong pergerakan Anda, cepat ganti atau kembangkan strategi tersebut ke arah yang tidak terpikirkan oleh Anda sekalipun. Hal ini akan membingungkan lawan.

6. Ekspresif
Kondisi mental juga mempengaruhi model permainan Anda. Berekspresilah seolah-olah Anda adalah pemain profesional, sehingga lawan akan merasa kecil dan terbebani dengan ekspresi tersebut. Perang tidak hanya berbicara pertentangan fisik belaka, namun juga pergulatan psikologis dan ideologi. Fakta membuktikan bahwa ketika Anda bermain dengan ekspresi yang sangat profesional, maka peluang menang Anda meningkat sebesar 85%. Selamat mencoba menghadapi lawan! Good luck! (Penulis: Ibnu Qoyyim/PNB 3A/2017)


Wednesday, November 1, 2017

Perpustakaan Universitas Indonesia Dijuluki "Crystal of Knowledge"

Photo By : Muhammad Rafi Hanif
            Perpustakaan Pusat Universitas Indonesia atau juga dijuluki dengan ‘Crystal of Knowledge’, merupakan sebuah perpustakaan dengan penggunaan sistem terintegrasi. Perpustakaan pusat merupakan departemen penting dalam sentra administrasi universitas dimana perpustakaan-perpustakaan berkolaborasi pada ranah akuisisi maupun koleksi digital, teknologi informasi, preservasi dan high-density storage.
Bentuk bangun Perpustakaan Pusat UI bisa dibilang unik karena bentuk asimetrisnya. Selain itu penggunaan batu granit dan kaca dalam jumlah yang banyak pada bangunan berlantai 4 itu sangatlah menarik perhatian. Dalam perpustakaan dilengkapi dengan pendingin ruangan, lift, komputer, tempat penitipan barang, toko buku, mushola, café, restoran, dan toilet tentunya. Acapkali Perpustakaan Pusat UI dijadikan tempat atau objek foto, berkumpul, dan juga mengerjakan tugas kelompok karena tersedianya jaringan Wi-Fi. Pepohonan besar nan rimbun juga turut menjadi nilai lebih untuk Perpustakaan Pusat UI, yaitu tempat untuk berteduh bagi yang ingin membaca buku di pelataran perpustakaan.
Perpustakaan Pusat UI juga memenangkan sebuah penghargaan arsitektur pada tahun 2015, IAI Awards. Kemudian untuk memfasilitasi koordinasi dan komunikasi, Perpustakaan Pusat UI menjadi peleburan bagi semua perpustakaan dari setiap fakultas. Layanannya mencakup pelayanan terpadu bagi semua mahasiswa UI dan pengunjung umum. Pada 2007, koleksi Perpustakaan Pusat UI mencapai angka 1.500.000 buku. Adapun koleksi ini adalah koleksi komprehensif bila menimbang jumlah arsip dan dokumentasi yang dinaunginya. Perpustakaan Pusat UI adalah salah satu yang terbesar di Asia untuk jumlah koleksinya.
Dengan dukungan sistem informasi yang berbasis pada teknologi informasi yaitu digital library online information system maka pengunjung dapat secara langsung mencari dan mengunduh koleksi-koleksi yang disediakan seperti: Koleksi Buku, Koleksi Majalah, Koleksi Non Buku, Koleksi Artikel Eletronik, Koleksi Book Elektronik, Koleksi Ensiklopedia serta karya yang dihasilkan segenap civitas academica dalam koleksi Universitas Indonesia.
Untuk peminjaman buku untuk kalangan di luar dari civitas academica Universitas Indonesia belum dapat direalisasikan. Tetapi untuk masyarakat umum yang hendak membaca koleksi buku dari Perpustakaan Pusat UI dapat langsung mengunjungi dan melakukan registrasi di lobby perpustakaan. Bagi pengunjung umum juga dapat menikmati berbagai fasilitas yang ada walau tidak selengkap yang dinikmati oleh mahasiswa UI. Bagi masyarakat umum yang berkunjung, pada saat registrasi akan ditanyakan tujuannya datang ke perpustakaan untuk apa, kepentingan yang berbeda maka akan dikenakan biaya yang berbeda, bila hanya berkunjung untuk membaca maka akan dikenakan biaya sebesar Rp5.000,-/orang.

Jadi, tidak hanya bentuk arsitektur saja yang indah, tetapi juga koleksi perpustakaan yang mendukung menjadi faktor Perpustakaan Pusat UI semakin menarik untuk dikunjungi. Serta lokasi yang strategis berada dekat dengan Stasiun Universitas Indonesia atau Stasiun Pondok Cina, hanya perlu dilanjutkan dengan menumpangi Bus Kuning atau berjalan kaki untuk sampai di tujuan.(Penulis: Muhammad Rafi Hanif/PNB3A/2017)

Tuesday, October 31, 2017

Baby G Shock Merupakan Brand Ternama Casio

Photo By : Ardinda Zenadineva
Baby G Shock merupakan keluaran dari brand ternama Casio. Baby shock lahir dari tahun 1983, yang artinya jam ini sudah berumur kurang lebih 34 tahun. Jam ini mempunyai banyak seri dan variasi. Kalian tidak perlu ragu lagi dengan Baby G shock karena berbagai macam warna dan bentuk sudah disiapkan. Mulai dari model yang girly hingga manly pun ada. Jam ini sangat nyaman dan pas jika dikenakan. Mengapa? Karena ukuran dan model nya sangat cocok untuk semua kalangan. Baby G Shock dilengkapi dengan Shock Resistant Structure, Water Resistance, Wire Protector, dan LED Light.

Baby-G sudah hadir cukup lama di Indonesia. Minat masyarakat pada jam ini juga cukup tinggi. Para remaja dan orang tua terlihat banyak yang memakainya. Baby-G sendiri memiliki harga kisaran Rp 500.000 – Rp. 2.000.000, tergantung seri apa yang anda ingin dapatkan. Tapi tentu saja, harga tidak membohongi kualitas. Dengan harga kisaran tersebut anda bisa mendapatkan jam branded kualitas tinggi yang nyaman, awet, juga trendy. Setiap pembelian Baby-G Shock juga akan mendapatkan kartu garansi, sertifikat kepemilikan dan tentunya box jam. Jangan takut terlihat kaku atau kuno jika memakai Baby-G, justru jam ini akan membuat anda terlihat fashionable dan trendy. Saya sudah memakai Baby-G Shock dari saya berumur 14 tahun. Ya, kalau tidak salah waktu itu saya masih duduk di bangku SMP. Jam itu diberikan sebagai hadiah ulang tahun dari kakak. Jam tersebut berwarna biru dan ada garis hitam dipinggirnya. Saya sangat senang dan mulai dari saat itu saya menyukai dan terus menggunakan Baby-G. sampai saat ini masih sering saya gunakan sehari – hari. Saat ini saya sudah mempunyai 3 koleksi Baby-G. Saya sangat menyukainya karena jam ini kuat awet dan tahan oleh air sehingga tidak perlu khawatir memakainya.(Penulis: Aedinda Zenadineva/PNB3A/2017)

Gedung BNI 46 Merupakan Rancangan Arsitek F. Silaban

Photo By : Ardinda Zenadieneva
Waktu itu saya dan teman - teman saya pergi ke area wisata Kota Tua sehabis pulang kuliah. Saya berlima dengan Ica, Halim, Tiara dan temannya pergi kesana siang itu dengan menaiki kereta jurusan stasiun Jakarta kota. Niat utama kami pergi kesana adalah untuk hunting foto tugas matakuliah fotografi.  Sesampainya disana kami berkeliling sambil berfoto – foto dan mengerjakan tugas. Setelah cukup lama berkeliling, kami memutuskan untuk beristirahat sejenak di trotoar pinggir jalan di seberang Gedung BNI 46.
Kami mengobrol sambil memakan jajanan kecil yang kami beli disana dan sesekali mengamati jalan raya didepan kami. Entah mengapa saya memandai Gedung BNI 46 didepan saya itu. Gedungnya cukup besar dan megah, terlihat seperti bangunan lama tetapi masih sangat kokoh. Warna dari gedung ini juga eye catching daripada gedung - gedung disekitarnya. Dengan memakai warna terang seperti itu, gedung ini jadi terlihat cukup modern. Karena saya termasuk orang yang suka memotret gedung/bangunan, akhirnya saya memotret gedung tersebut tanpa ada alasan apa pun. Setelah saya mencari tahu tentang gedung tersebut di internet, ternyata Gedung BNI 46 ini  dibangun tahun 1960 hasil rancangan arsitek F. Silaban, seorang arsitek Indonesia yang banyak merancang bangunan monumental di Jakarta saat itu. Gedung ini banyak menggunakan permainan bidang untuk mengantisipasi curah hujan dan sinar matahari yang banyak terdapat di negara tropis. Alamat dari Gedung BNI 46 adalah di Jl. Lada No. 1, Jakarta Barat kawasan wisata kota tua (di depan Stasiun Jakarta Kota). (Penulis : Ardinda Zenadienva/PNB3A/2017)

PERANAN PENTING SEORANG SATPAM

Photo By : Inggiet Yoes
Ketika kita memilih sesuatu profesi pastinya kita harus mengerti apa pekerjaan yang harus dilakukan, baik itu guru, dokter, polisi, tukang bangunan dan lain-lain. Begitu juga dengan profesi Satpam, apabila kita berniat untuk menjadi seorang yang profesional atau ingin berkarir di bidang pengamanan maka pertama kita harus mengerti pengertian dan tugas pokok seorang satpam.
            Untuk dapat menjalankan tugasnya dengan baik seorang satpam wajib memahami tugas pokok dan fungsi satpam serta peran seorang petugas satpam. Apabila seorang satpam mengetahui dan memahami pengertian dari satpam, maka ia akan mampu menjalankan tugasnya sesuai dengan tugas pokok satpam dan dapat membantu penegakan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
            Kepolisian Negara Republik Indonesia menyadari bahwa Polisi tidak mungkin bekerja sendiri dalam menciptakan masyarakat dan lingkungan yang aman dan tertib, hal inilah yang mendorong  terbentuknya satpam di Indonesia. Seiring dengan berjalannya waktu, Satpam dituntut untuk lebih profesional baik dari segi struktur organisasi, perencanaan, tanggungjawab, prosedur, proses dan SDM nya.
Satuan Pengamanan yang selanjutnya disingkat Satpam adalah satuan atau kelompok petugas yang dibentuk oleh instansi/badan usaha untuk melaksanakan pengamanan dalam rangka menyelenggarakan keamanan swakarsa di lingkungan kerjanya “Satuan atau kelompok”, ini berarti seorang Satpam bisa bertugas menempati Pos Penjagaan seorang diri atau berkelompok, kalau berkelompok berarti harus ada yang memimpin, bisa itu Kepala Satpam, Komandan Regu (Danru) atau anggota senior (yang dituakan).
Sedangkan yang dimaksud dengan kata “Petugas” mengandung arti bahwa Satpam adalah masyarakat biasa yang telah dididik dan dilatih dalam bidang keamanan. Dididik dan dilatih di Lembaga Pendidikan atau BUJP yang telah memenuhi syarat. Dan setelah selesai mengikuti pendidikan mendapat ijazah Satpam resmi dari POLDA setempat.
Banyak orang yang mengaku petugas keamanan tetapi tidak pernah mengikuti pendidikan Satpam Gada Pratama, Gada Madya atau Gada Utama. Maka di lapangan Satpam yang belum mengikuti pendidikan seperti itu tidak kompeten karena tidak punya ilmu kesatpaman. Anggota Satpam yang bertugas mengamankan area, maka ia harus membawa Kartu Tanda Anggota (KTA) Satpam, cara medapatkan KTA dengan mengurusnya di POLDA setempat dan melampirkan Sertifikat Satpam. Jadi kalau tidak punya KTA di pastikan Satpam tersebut belum mengikuti pendidikan dasar satpam atau belum resmi jadi satpam.
Perusahaan adalah suatu badan yang melakukan kegiatannya berorientasi komersial yang beroperasi di wilayah Republik Indonesia. Sedangkan Instansi/lembaga Pemerintah adalah organisasi pemerintah selain Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang berorientasi pada fungsi pelayanan masyarakat, yang menyelenggarakan Satuan Pengamanan. Perusahaan yang bisa mendidik dan menyalurkan Satpam adalah Badan Usaha Jasa Pengamanan yang selanjutnya disingkat BUJP. BUJP adalah perusahaan yang berbentuk Perseroan Terbatas (PT) yang bergerak di bidang penyediaan tenaga pengamanan, pelatihan keamanan, kawal angkut uang/barang berharga, konsultasi keamanan, penerapan peralatan keamanan, dan penyediaan satwa untuk pengamanan.(Penulis: Inggiet Yoes/PNB3A/2017)



Monday, October 30, 2017

Cita Rasa Leker Pak Hanan

Photo By : Ira Mahmuda
Kue leker merupakan salah satu jajanan tradisional dari kota Solo. Kue leker ini memiliki cita rasa manis. Bentuk kue ini mirip seperti crepes, oleh sebab itu kue leker disebut sebagai crepesnya kota Solo. Asal mula dinamakan “Kue Leker” karena pada zaman dahulu orang-orang Belanda yang berada di Solo sangat gemar memakan kue ini. Karena rasanya yang enak, maka mereka menyebutnya sebagai Kue Lekker/Kue Lecker. Kata “Lekker” berasal dari bahasa Belanda yang berarti “enak”. Jadi, orang-orang Belanda sering menyebutnya dengan Lekker, maka orang-orang pribumi pun menamainya “Kue Leker” (Kue Enak) sampai saat ini.
Kue leker hampir mirip crepes namun kue leker lebih lembut di bagian dalamnya. Sebenarnya leker bisa diolah dengan banyak variasi rasa seperti kue crepes yang sudah banyak dijumpai di mal-mal. Perancis boleh punya crepes sebagai ikon kulinernya, tapi Solo juga punya kue leker yang tidak kalah rasanya.
Salah satu sekolah di kawasan komplek militer Srengseng Sawah Jakarta Selatan, ada beberapa pedagang makanan maupun minuman yang sudah berjejer di depan gerbang sekolah tersebut. Salah satunya pedagang leker yang berada di sudut bawah pepohonan, dengan sepeda yang sudah dimodifikasinya. Pedagang leker yang selalu ramai dengan anak sekolah ini bernama Pak Hanan. Lelaki dengan sedikit jenggot berwarna putih miliknya sudah menjadi pedagang leker selama dua tahun di sekolah tersebut. Beliau biasa berjualan sekitar jam 8:30 – 16:00 sore. Sebelum berjualan leker ini, beliau juga pernah berjualan cilok. Ketika di tahun 2005 leker ini mulai dikenal, dan beliau baru memutuskan untuk beralih profesi menjadi pedagang leker di tahun 2015.
Penghasilan yang didapat dalam sehari berkisar Rp 350.000. Leker yang beliau jual dengan berbagai rasa: pisang, keju, blueberry, dan coklat. Harga untuk sepotong leker ini biasanya berkisar antara Rp 2000 – Rp 3500. Alat yang digunakan untuk membuat leker cukup unik dan sudah dimodifikasinya, yaitu menggunakan sebuah wajan kecil berbentuk lingkaran, wajan ini bisa berputar apabila tuasnya digerakkan, agar leker tersebut bisa matang merata. Sumber pemanas yang digunakan berupa kompor gas bertungku satu. Jika Anda menjumpai pak Hanan ini jangan lupa untuk membeli lekernya. Harga jelata citarasa Belanda.(Penulis : Irah Mahmuda/PNB3A/2017)

Rumah Makan Sederhana tapi Menggugah Selera

Photo By: Ester Ajeng Budi Kirana

Siapa yang nggak tergoda lidahnya jika menghirup aroma masakan padang sederhana? Melihat dari etalasenya aja udah ngiler. Uh, mantap!

Sebelum bahas ke masakannya, cekidot dulu nih dengan si ibu penjualnya.

Wanita yang bisa dibilang masih muda itu, kian hari menjajakan masakan padang di pinggir jalan. Tepatnya di Jalan Margonda Raya, Depok, Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat. Sebelahan dengan Plaza Depok. Cukup ramai pembeli ketika saya telusuri kondisi saat di sana. Mungkin karena harganya yang tidak banyak merogoh kocek juga. Ibu itu nggak sebatang kara berjualan, ia didampingi putrinya. Jam dibuka rumah padang kecil-kecilannya itu menjelang senja hingga sekitar pukul 21:00. Betapa gigih dan kompaknya ibu serta anaknya yang berbakti tersebut. Zaman sekarang kalangan remaja udah nggak banyak masih punya rasa iba dengan anggota keluarganya. Malahan asik dengan dunia foya-foyanya ketimbang harus membantu orang tua.

Balik lagi ke topik kulinernya, nih! Cerita singkat di atas hanya sebatas motivasi sederhana saja yang kalian bisa ambil hikmahnya.

Dapatkah kalian menyebutkan menu masakan padang apa saja yang sering jadi bahan ‘pamer’ si uda atau uni? Pasti yang paling pertama diucap yakni rendang. Masakan padang yang satu ini sangat dikenal oleh masyarakat umum. Cita rasa rempah gurihya yang jadi daya tarik kenikmatan daging yang ditaburi kelapa parut halus di atasnya. Selain rendang, ada menu lainnya yang menggugah selera. Misalnya, ayam bakar, ayam sayur, dendeng balado, gulai kikil, kalio cumi, perkedel, gulai kepala kakap, dan ikan bakar.

Oh iya, adakah yang sudah pernah makan menu ayam pop? Atau bahkan belum tau ayam pop seperti apa? Jadi, ayam pop adalah ayam tanpa kulit yang direbus menggunakan campuran bawang putih, jeruk nipis, serai, garam, dan ketika siap dihidangkan cocok banget makannya dalam keadaan nasi hangat.

Apapun sepiring pesanan lauk pembeli, nggak jauh-jauh identik pada lembaran daun singkong hijau, ditambah guyuran sayur nangka muda dan si pedas sambal ijo. Di Pulau Jawa, daun singkong dan gulai nangka tak dapat dipisahkan jika membeli nasi padang dibungkus atau makan di tempat. Dua menu tersebut menjadi pelengkap wajib dalam sajian nasi padang.

Sayangnya, masakan padang didominasi oleh bahan-bahan yang bisa menyebabkan penyakit apabila dikonsumsi secara berlebihan. Contohnya, adanya santan yang kental mungkin merupakan salah satu kunci kelezatan makanan padang. Namun dibalik kelezatan tersebut, terlalu banyak santan dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Santan mengandung lemak tak jenuh yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat. Tingkat kolesterol dan lemak tak jenuh yang tinggi dapat menyumbat aliran darah yang bisa berujung pada serangan stroke.


Lantas, apa masih boleh mengandalkan masakan padang sebagai penuntas lapar? Pasti boleh. Namun, prinsip dasar asupan nutrisi seimbang perlu diterapkan dalam pemilihan makanan sehari-hari. Jangan lupa untuk menyertakan sayuran dan buah,(Penulis: Ester Ajeng Budi Kirana/PNB3A/2017)

Sunday, October 29, 2017

KERAK TELOR, PIZZA ALA BETAWI

Photo By : Rosa Ratnawati
 Hai hai… adakah yang suka kerak telor?
Kerak Telor merupakan salah satu makanan khas masyarakat Betawi yang keberadaannya sudah mulai sulit ditemukan. Untuk dapat menikmati atau mencicipi makanan yang terbuat dari beras ketan, telur dan kelapa sangrai ini hanya dapat ditemukan di pasar-pasar malam ataupun event-event tertentu seperti pada Pekan Raya Jakarta (PRJ) dan festival-festival yang berhubungan dengan kebudayaan Betawi.
Pak Tegar seorang penjual kerak telor, menceritakan bahwa sudah 10 tahun dirinya berjualan makanan kerak telor yang merupakan ciri khas makanan orang Betawi ini. Dirinya mengatakan terbilang baru dalam berjualan kerak telor dikarenakan kalau dibilang lama justru orang-orang tua yang berjualan kerak telor itulah yang benar-benar pedagang kerak telor.
Setiap harinya, Pak Tegar menjajakan kerak telor di kawasan Setu Babakan. Sebelum membuka usaha kerak telor, beliau merupakan karyawan di salah satu perusahaan swasta yang berada di daerah Kuningan. Penghasilan per harinya sulit untuk diprediksi dikarenakan kerak telor merupakan makanan ringan. Biasanya per minggu menghabiskan 2-3 kg telor ayam maupun bebek dengan modal per hari Rp. 500.000. Penghasilan beliau meningkat hingga dua kali lipat dari hari biasanya pada saat diadakannya event lebaran betawi tahun 2017. 


Tidak perlu memakan waktu lama untuk menyajikannya, hanya membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit maka kita bisa menyantap kerak telor hangat yang nikmat. Kuliner yang sering dijajakan saat adanya Pekan Raya Jakarta ini terbuat dari bahan-bahan seperti, beras ketan putih, telur ayam/bebek, ebi (udang kering yang diasinkan) yang disangrai kering ditambah bawang goreng, lalu diberi bumbu yang dihaluskan berupa kelapa sangrai, cabe merah, kencur, jahe, merica butir, garam dan gula pasir.
Bahan utama kerak telor adalah telur bebek.  Kalau ada yang tidak suka dengan telor bebek bisa di ganti dengan telor ayam. Tapi konon katanya memang lebih sedap dan gurih kalau pakai telur bebek.  Selain itu, ternyata telur bebek ini mempunyai banyak khasiat,  antara lain :
       ·         Kandungan vitamin A yang tinggi. Setiap 1 butir telur bebek mengandung vitamin A                 sebesar 472 IU yang sangat baik untuk kesehatan mata.
       ·         Menangkal radikal bebas karena kaya anatioksidan.
       ·         Membantu melancarkan metabolisme tubuh.
       ·         Memperkuat tulang dan gigi
       ·         Menambah vitalitas pada pria

Mungkin karena khasiatnya ini yang membuat telur bebek biasanya lebih mahal dibanding telur-telur lainnya.  Apalagi di tukang-tukang jamu, telor bebek biasanya laris manis, saingan sama telur ayam kampung.
Ada yang unik dari cara memasak kerak telor. Beras ketan di campur air dimasukkan kedalam wajan hingga mendidih, kemudian masukan telor dan aduk -aduk hingga tercampur dan kering,  maka wajan akan dibalik menghadap panas arang dari anglo lalu dibiarkan sehingga menjadi kerak. Setelah permukaan telor agak sedikit gosong, kerak telor diangkat dan diberi bumbu lalu siap dihidangkan. Kerak telor sama sekali tidak menggunakan kompor, melainkan anglo dan arang. Cara memasak dengan anglo ini digunakan untuk menjaga rasa khas dari kerak telor yang gurih dan legit.(Penulis : Rosa Ratnawati/PNB3A/2017)

Penjual Garam Keliling

Photo By : Ibnu Qoyyim                              
             Anwar (32) adalah salah satu perantau dari Pati, Jawa Tengah. Pria berpostur sekitar 175 cm ini berbagi pengalamannya sebagai penjual garam keliling. Ia menghidupi dirinya  dengan cara berjualan garam halus dan bata. Anwar merantau sejak ia berumur 18 tahun dan ini tahun ke-14 di tanah rantau. Sebelum ia bekerja sebagai penjual garam keliling ia sempat menjadi kuli bangunan di Kalimantan bersama dua saudaranya. Sekitar dua tahun di Kalimantan baru ia memutuskan untuk pulang sebagai petani garam di desanya. Dua minggu ia menjadi petani garam, saudaranya mengajak untuk berjualan garam keliling yang notabennya lebih efektif dari segi penghasilan, tenaga, maupun waktu.
            Ternyata tidak semudah yang dibayangkan Anwar untuk berjualan garam keliling. Menghafal daerah yang asing baginya salah satu kendala awal ia berjualan. Belum lagi saat itu ia masih menggunakan sepeda tua yang hanya mampu membawa kapasitas dagangan secukupnya. “lebih nguras tenaga mas kalo udah nyasar tapi dagangan belom laku” curhatnya pada saat saya berbincang dengannya. Dari hasil penjualanya ia rata-rata mendapatkan uang sekitar 100-120 ribu per hari. Tergantung banyaknya dagangan yang terjual. Biasanya Ia berkeliling dari pukul 08.00 sampai selepas dzuhur. Anwar sudah memiliki beberapa langganan dari warung sembako, rumah makan, dan pasar. Seminggu sekali ia biasanya menitipkan dagangannya kebeberapa langganannya tersebut. Tidak jarang juga penjual es krim keliling yang membeli garam batu langsung ke tempatnya. Saat ini ia juga menjual cuka dan asem jawa sebagai pemasukan tambahan jika persediaan garam dari petani mulai menipis.
Suliltnya mendapatkan pasokan garam dari petani juga salah satu kendala yang dialami jika musim penghujan telah tiba. Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan kualitas garam akan berkurang. Belum lagi panen yang molor dari jadwal mengakibatkan petani dan penjual garam rugi besar. Sehingga harga garam melambung tinggi dari harga biasanya. “serba salah mas kalo ujan mulu kita dapetnya mahal juga dari petani, kalo kita jual mahal ke pembeli  ga laku juga dikitanya” Keluhnya sambil menyiapkan dagangan. Belum lagi saingan dari penjual yang lain. Mereka banting harga seenaknya dengan kualitas garam yang buruk.

            Kehidupannya mengalami kemajuan. Saat ini ia sudah berkeluarga berkat hasil dari berjualan garam dan membeli motor meskipun bekas. “alhamdulillah mas, gini-gini juga masih bersyukur bisa nikah bisa beli motor meski bekas” ucapnya sambil meneguk kopi setelah selesai menyiapkan dagangan. Anwar biasa pulang kampung tiga bulan sekali untuk berkumpul dengan keluarganya. Ia memiliki dua orang anak. Yang pertama berumur lima tahun dan yang kedua dua tahun.(Penulis : Ibnu Qoyyim/PNB3A/2017)

Asal nama Casio

Photo By: Mutiasari
Jam tangan casio banyak yang mengira bahwa merk ini berasal dari Eropa atau Amerika. Namun Casio sendiri bila dilihat tidak ada kesan bahasa Jepang di dalamnya. Karena bahasa Jepang tidak ada huruf C. Casio sendiri sebetulnya dari nama asli perubahan ini yaitu Kashio Keisan ki Kabus hi kigaisha, nama perusahaan tersebut digunakan di Jepang. Nama perusahan ini lebih dikenal Casio Computer Co., Ltd di luar negeri. Nama yang berbeda tersebut memang sengaja digunakan oleh pemilik CasioTadaoKashio agar masyarakat luas lebih mudah untuk menghafal nama perusahaan ini, bukan hanya orang Jepang saja. Jika dilihat nama perusahaan ini juga diambil dari nama marga TadaoKashio. Perusahaan ini adalah perusahaan keluarga.
Perkembangan jam tangan Casio
Jam tangan merek Casio mulai dipasarkan pada tahun 1974. Nama seri pertama yang digunakan oleh Casio untuk produk jam tangan perdananya adalah Casiotron. Casiotron berbeda dengan jam yang dijual perusahaan lainnya. Jam ini mengadopsi tampilan dari kalkulator, pada masa itu display digital merupakan teknologi canggih dan masih sedikit perusahaan yang bisa menggunakannya.  Pembelian jam tangan selalu dilengkapi dengan box jam tangan serta dilengkapi dengan kartu atau buku garansi resmi merk jam tangan, serta ada beberapa merk yang juga dilengkapi dengan panduan manual book untuk setting jam tangan tersebut. Bentuk secara fisik jam tangan berbeda-beda ada yang berupa buku kecil yang dilengkapi dengan alamat-alamat service centre resmi merk jam tangan atau bisa juga berupa kartu. Harga jam tangan merk Casio dengan fitur seperti Petunjuk Jam / Tanggal / Chronograph Stopwatch, Battery Quarts, Water Resist 100 Meter. Pusat penjualan jam tangan Casio original murah dengan garansi resmi dan daftar lengkap harga jam tangan Casio dapat dilihat di harga link. Tipe yang banyak beredar adalah G-Shock, Pathfinder, Protek, Atomic Wave Ceptor, Baby-G, Casio digital dan analog watches.

Casio semakin menjadi popular saat mereka mengeluarkan beberapa inovasi produk jam tangan terbaru pada 1980-an. Mereka menjadi salah satu produsen pertama yang memproduksi jam tangan kristal kuarsa, baik digital maupun analog. Mereka juga merupakan salah satu produsen jam tangan pertama yang dapat menampilkan waktu dalam berbagai zona waktu yang berbeda. Selain itu jam tangan casio juga dilengkapi dengan alat deteksi suhu, tekanan atmosfer, ketinggian dan bahkan dapat menampilkan posisi GPS. Kini seiring berkembangnya dunia fashion dan model, Casio juga berusaha menuruti pasar dunia dengan memproduksi  berbagai jam tangan sesuai kebtuhan konsumen. Salah satu inoivasi terbaik dari Casio adalah seri Jam Tangan Protrek. Selain itu juga ada seri Jam Tangan Casio Baby-G sebagai jam tangan wanita yang didalam iklannya pihak Casio menggaet Girlsband asal Korea Selatan.(Penulis: Mutiasari/PNB3A/2017)

Nostalgia Perahu Kertas

Photo By : Kirana Putri Ersaprana 
            “Awas! jangan sampai miring!”
            “Sedikit lagi.. ayo.. pasti aku yang menang!”
            “Yah, tenggelam.”

            Apa yang pertama kali kalian pikirkan ketika membaca kutipan di atas? Apakah salah satunya pernah kalian ucapkan? Ya, pasti kata-kata itu terdengar tidak asing. Pada kesempatan ini saya akan membahas sedikit tentang permainan yang cukup digemari anak-anak pada tahun 90-an. Perahu kertas.
            Masa kecil adalah masa dimana kita bisa dengan bebas bermain tanpa mengenal beban. Bermain bersama teman di bawah rintik hujan saja mampu memberikan kebahagiaan tersendiri. Ketika sore datang, biasanya anak-anak kecil berkumpul di lapangan untuk memainkan berbagai permainan tradisional, seperti main petak umpet, lompat karet, bola bekel, bola kasti, kelereng, benteng, dan semacamnya. Salah satu yang tak kalah populer ialah main perahu-perahuan. Permainan wajib yang harus dilakukan ketika hujan berangsur pergi.
Dengan bahan-bahan sederhana, kita bisa membuat perahu mainan. Yang paling sering digunakan adalah kertas. Ada juga yang membuatnya dari daun, gabus, dan pelepah pisang. Biasanya sambil menunggu hujan reda, anak-anak akan membuat perahu mereka menggunakan kertas bekas dalam jumlah cukup banyak. Kalau tidak ada kertas, daun mangkok-mangkonan bisa dijadikan alternatif lain.
Namanya juga main perahu-perahuan, tentu saja syarat utamanya harus terdapat air. Genangan air dan aliran air pada selokan seolah menjadi “harta karun” buruan anak-anak untuk memainkan permainan ini. Mereka berlomba menghanyutkan perahu ke batas garis finish yang ditandai dengan batu atau tumpukan daun. Semua akan bersiap di garis start dan ketika terdengar aba-aba perahu mulai dihanyutkan. Anak-anak akan berlari di tepian selokan mengikuti laju perahu masing-masing sambil bersorak riang. Tak jarang pula ada yang bermain curang dengan melemparkan batu supaya perahu lawan tenggelam.
Bak di kamar mandi pun bisa dijadikan tempat bermain. Percikan air yang timbul dari hentakan gayung menjadi ‘tantangan’ tersendiri bagaimana cara kita mempertahankan perahu tidak goyang dan tenggelam. Hanya kalau kita terlalu lama bermain di dalam kamar mandi, suara lengkingan ibu adalah hal yang cukup menakutkan. Berbeda lagi jika permainan dilakukan di atas genangan air besar. Mereka akan membuat gelombang dengan memukul-mukul air menggunakan lidi agar perahu bisa bergerak lebih cepat untuk menentukan siapa pemenangnya. Semakin besar gelombang diciptakan, semakin banyak juga perahu yang oleng karena tidak bisa menjaga keseimbangan. Belum lagi kemungkinan perahu menjadi basah terkena cipratan air sehingga tidak bisa bergerak. Asyik, bukan?
Namun, di era sekarang kalian akan jarang menemukan momen semacam itu. Saat dimana anak-anak dengan riangnya berkumpul bersama untuk memainkan permainan perahu kertas sehabis hujan. Seiring berjalannya waktu, perkembangan teknologi kian meningkat. Permainan tradisional makin tergerus dan secara perlahan dilupakan. Kita lebih sering menemukan anak-anak zaman sekarang berbondong-bondong memegang gadget mereka. Sesuatu yang sebenarnya justru belum terlalu diperlukan untuk membantu perkembangan anak usia dini. Masa kecil yang harusnya mereka habiskan bersama teman-teman sebayanya justru terlewatkan oleh benda kecil tak bernyawa. Memainkan permainan yang ‘lebih  modern’, yang bisa di unduh kapan saja dan dimana saja.
Dampaknya jelas terasa. Mungkin ada banyak nilai edukasi dan manfaat positif yang dapat diberikan dari kemajuan teknologi. Tapi bukan berarti semuanya baik. Mereka dapat dengan mudah menerima informasi dan hal-hal baru tanpa penyaringan terlebih dahulu. Konten-konten menyimpang juga sangat berbahaya bagi moral mereka. Kepekaan terhadap lingkungan sekitar menjadi sangat kurang. Anak-anak akan jarang memperhatikan lingkungan dan orang-orang di sekitar mereka sehingga timbul kurangnya rasa empati terhadap sesama. Mereka seolah hanyut dalam dunianya sendiri. Selain itu, terlalu lama menatap layar ponsel bisa merusak mata dan sistem kerja otak.  Kecanduan bermain gadget juga bisa membuat prestasi belajar di sekolah menurun atau bahkan menghambat perkembangan psikologis anak.

Untuk itu, sangat diperlukan peranan orang tua dalam mengawasi aktivitas buah hati mereka. Tidak ada yang melarang penggunaan gadget bagi pertumbuhan anak. Tapi ada baiknya jika penggunaannya dibatasi sesuai kebutuhan. Akan lebih baik jika masa kanak-kanak mereka dihabiskan untuk membangun memori bersama orang-orang tersayang dan teman-teman sebayanya. Sehingga kelak mereka memiliki cerita yang bisa dikenang ketika dewasa nanti. Seperti nostalgia bermain perahu kertas di kala hujan, hehe :p (Penulis:Kirana Putri Ersapranu/PNB3A/2017)

PESONA SANG SURAT YANG HAMPIR PUDAR

Photo By : Kirana Putri Ersapranu
Kalian mungkin sudah tidak asing lagi dengan surat-menyurat, bahkan tak jarang pula menggunakannya sebagai sarana untuk berkomunikasi kepada orang lain. Baik surat yang bersifat formal ataupun nonformal.

Ya, surat merupakan salah satu media komunikasi yang sampai saat ini masih digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi dari satu orang ke orang lainnya. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, surat berarti kertas yang bertulis atau secarik kertas sebagai tanda atau keterangan sesuatu yang ditulis. Sedangkan surat-menyurat adalah kegiatan untuk mengadakan hubungan secara terus-menerus. Umumnya, surat biasa digunakan untuk menjalin hubungan secara luas, memberikan ucapan selamat ulang tahun, atau sekadar tukar-menukar pengalaman dan pengetahuan.

Jauh sebelum ditemukannya kertas, orang menulis surat pada daun pelepah pohon atau kulit binatang. Kegiatan surat-menyurat pertama kali dimulai di Mesir pada 2000 SM. Saat itu surat ditulis pada sebuah mangkuk atau kain linen, kemudian di bungkus dengan kain, kulit binatang, atau sayuran untuk dikirim. Sedangkan di Indonesia sendiri, tradisi surat-menyurat sudah ada sejak zaman kerajaan. Surat di tulis di atas batu, kayu, atau kertas yang terbuat dari kulit bambu. Tradisi menulis surat semakin berkembang pesat ketika Belanda datang ke Indonesia.

            Namun, seiring berjalannya waktu kegiatan berkirim surat semakin jarang ditemukan. Usang. Terabaikan. Manusia di era modern seolah sudah ‘muak’ berhadapan dengan kertas. Menulis surat dianggap sebagai hal yang tidak efektif di zaman yang serba cepat dan instan. Bersosialisasi jauh lebih mudah menggunakan internet dengan fasilitas jejaring sosial media seperti facebook, twitter, instagram dan semacamnya. Jika dulu, ketika masih duduk di sekolah dasar kita pernah merasakan punya sahabat pena lewat berkirim surat, kebiasaan seperti ini justru akan menjadi sesuatu yang tabu dan asing pada masa sekarang.

Buat apa repot-repot menulis surat pada lembaran kertas? Toh, sekarang kita bisa lebih mudah bertukar pesan lewat smartphone pakai email, sms dan media sosial. Informasi bisa langsung dengan cepat tersebar, kan?
SALAH BESAR. Menulis di atas sebuah kertas memang terkesan kuno, tapi memiliki kesan tersendiri. Membuat kita lebih banyak berpikir mengenai apa yang hendak kita sampaikan supaya kita tidak perlu menulis kembali jika terdapat kesalahan. Memilih secara hati-hati kata apa yang akan kita gunakan agar tidak menyinggung perasaan orang lain. Kita juga bisa leluasa mengekspresikan seluruh isi hati yang tidak bisa diucapkan oleh lisan tanpa harus takut dengan reaksi yang nantinya akan kita dapat. Belum lagi, perasaan ‘deg-degan’ yang kerap menghampiri ketika menunggu dan menerima surat datang. Manfaat lain menulis surat adalah bisa dengan mudah kita simpan kalau ingin membacanya kembali di lain waktu.

Sangat berbeda saat kita menulis pesan di media sosial atau aplikasi chatting. Orang cenderung akan langsung menulis apa yang ingin ia utarakan tanpa berpikir. Tulisan tersebut justru menjadi kurang makna ketika terpampang di layar ponsel, yang terkadang disingkat dan tidak disenyawai oleh jiwa penulisnya. Bahkan ada yang kadang kala lebih memilih berbicara langsung untuk mengutarakan isi hatinya kepada lawan bicara. Hal ini bisa membawa dampak yang kurang baik, karena ketika seseorang berbicara spontan tentang isi hatinya, ia cenderung tidak menyaring terlebih dahulu kata apa yang akan ia lontarkan dan dapat menimbulkan kesalahpahaman.

Kemajuan teknologi di bidang komunikasi memang tidak perlu diragukan, hingga mampu membuat seseorang dengan cepat ‘berpindah hati’ kepada hal-hal baru guna mengikuti perkembangan zaman dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Seolah seperti mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Kondisi seperti ini tentu tidak bisa disalahkan. Hanya saja kita harus memahami, bahwa ketika menemukan sesuatu yang baru tidak berarti harus melupakan sesuatu lainnya.

Era globalisasi yang ditandai dengan semakin majunya teknologi informasi dan komunikasi, suatu saat nanti mampu membuat pesona sang surat memudar. Menurunnya minat untuk menulis dan hilangnya sentuhan imajinasi juga ekspresi emosional adalah hal yang sedang dihadapi masyarakat saat ini. Tidak menutup kemungkinan, surat secara perlahan hanya akan menjadi sekadar bentuk formalitas semata. Punah. Tinggal kenangan. (Penulis :Kirana Putri Ersapranu/PNB 3A/2017)