Belajar membatik di Museum Gajah


Photo by : Yuni Yunita
                Batik saat ini telah  menjadi warisan budaya  yang telah menjadi identitas Negara dan mengharumkan nama bangsa ini di kanca Dunia. Sudah sepantasnya, kita mengenal warisan nenek moyang yang patut dilestarikan agar tetap terjaga keberadaannya. Kata batik sendiri berasal dari kata “titik” yaitu menggambar titik hingga membentuk pola dan menghasilkan gambar diatas kain. Keberadaan batik sudah ada di Indonesia sejak jaman kerajaan maja pahit dan penyebaran islam di tanah Jawa yaitu pada abad 18-19 batik yang dikenal saat itu adalah batik tulis. Batik cap baru dikenal setelah perang dunia ke satu yaitu sekitar tahun 1920.

 Kemudian batik menjadi alat penopang ekonomi oleh para tokoh muslim saat melawan Belanda. Awalnya, batik dikerjaan hanya terbatas untuk keraton saja  dan keluarga keraton kemudian, kesenian batik ditiru oleh para wanita untuk mengisi waktu luang mereka.Setelah itu, menyebar hingga ke masyarakat umum. Namun saat ini masyarakat umum juga gemar memakai batik  sebagai identitas negara yang sudah sepatutnya kita banggakan. Untuk meningkatkan rasa kebanggaan kita mari belajar membatik agar warisan nenek moyang kita tetap terjaga dengan baik dan tetap berkembang meskipun dijaman modern sekarang ini.

Untuk kalian yang ingin belajar membatik mari kunjungi museum Gajah yang terletak di Jakarta pusat tepatnya di jalan merdeka. Di museum Gajah Anda bisa mengikuti kelas membatik yang dilaksanakan tiap hari di Lobi sekitar kaca. Disini anda akan diajarkan membatik dan mengkreasikan mulai dari proses membatik mulai dari tahap membuat pola pada kain batik menggunakan lilin, sampai proses pewarnaa sampai pencucian. Selain itu, Peralatan membatik sudah lengkap disediakan di museum ini mulai dari; keren kompor kecil untuk memanaskan lilin, beberapa canting yang digunakan untuk peroses  mengambar pola, pensil untuk membuat pola pada kain batik serta gawangan untuk menjemur batik, pada proses terakhir dalam pembuatan kain batik
.
Tak hanya sebatas itu saja, bagi kalian yang ingin mengikuti kelas membatik disini  sama sekali tidak memungut biaya. Hanya membayar tiket pada saat memasuki museum saja, untuk tiket masuk Anda cukup membayar RP 5.000 untuk dewasa dan Rp 2.000 untuk anak-anak. Untuk rombongan lebih dari 20 orang Anda hanya dikenakan biaya masuk sebesar Rp. 3.000 untuk orang dewasa dan Rp. 1.000 untuk anak-anak. Bagi Turis luar Negeri baik anak-anak maupun dewasa hanya dikenakan biaya sebesar Rp. 10,000 saja.
https://pojoknyantai.blogspot.com/2018/01/belajar-membatik-di-museum-gajah.html
 Semuah sudah di fasilitasi oleh pemerintah untuk meningkatkan rasa cinta akan kebudaan negeri sendiri. Guna membentuk karakter anak bangsa yang peduli  terhadap warisan budaya yang telah mendunia ini. Agar rasa Nasionalisme tetap terpeliharan dalam diri generasi anak muda sebagai tombak penerus kejayaan bangsa.(Penulis : Yuni Yunita/PNB 3C/2017)

0 Response to "Belajar membatik di Museum Gajah"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel