Tukang sol sepatu yang pantang menyerah

Photo By : Mohamad Ryan Zabidi Abdallah

Srengseng Sawah adalah sebuah kelurahan yang memiliki banyak macam-macam profesi.  Bila kita tiap hari melewati Srengseng Sawah dan mengamati jalan kita melihat seorang pria yang sudah tidak terlihat muda dengan sebuah gerobak. Seorang pria dengan gerobaknya yang menawarkan jasa sol sepatu. Terkadang kita melihatnya sedang mendorong gerobaknya atau sedang mangkal.

Ade, itulah nama Pria itu. Pria yang bekerja keras dari pagi hingga petang menjajahkan jasa sol sepatunya di daerah Srengseng Sawah. Dari 1982 beliau sudah menjajahi pekerjaan sebagai tukang sol sepatu. Beliau berkeliling dari RW 1 hingga RW 19 di Srengseng Sawah. Beliau bekerja banting tulang untuk mencukupi kehidupan istri dan anak-anaknya.  

Penghasilan yang beliau dapatkan dari pekerjaan sol sepatu tidaklah menentu. Beliau memasang harga 20.000 rupiah untuk sepatu kerja dan 25.000 rupiah untuk sepatu olahraga. Penghasilan beliau dari kerja sebagai sol sepatu tidaklah menentu, terkadang banyak terkadang sedikit. Tetapi, beliau tetap mensyukuri setiap rupiah yang ia dapatkan. Setidaknya uang itu bisa untuk menghidupi keluarganya.


“Rezeki tidak akan kemana, jika kita berdoa dan berusaha pasti akan terbayar nantinya. Jadi kita enggak perlu menyerah, yang penting kita percaya.” ucap pak Ade. Kata-kata tersebut menggugah hati saya. Pak Ade adalah sosok pria yang pantang menyerah dan bertanggung jawab kepada istri dan anak-anaknya.(Penulis : Mohamad Ryan Zabidi Abdallah/PNB3B/2017)

0 Response to "Tukang sol sepatu yang pantang menyerah"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel