Stasiun Jakarta Kota dulu di namakan dengan stasiun Beos

Photo by : Yolana 
Stasiun Jakarta kota merupakan stasiun terbesar di kawasan kota tua, Jakarta, Indonesia.Stasiun Jakarta Kota merupakan peninggalan sejarah pada jaman Belanda. Pada dulu di namakan dengan stasiun Beos (Maskapai Angkutan Kereta Api Batavia Timur), ada lagi yang menyebut bahwa nama Beos itu artinya fungsi stasiun sebagai pusat transportasi kereta api yang menghubungkan Kota Batavia dengan yang lain seperti Bekasi, Bogor,Bandung, karawang dll.

Stasiun Jakarta Kota kini telah menjadi cagar budaya/ ikon kota Jakarta. Salah satu stasiun  terbesar yang diresmikan sebagai cagar budaya serta menjadi tempat menghubungkan daerah jabodetabek. Sampai saat ini stasiun Jakarta Kota masih berfungsi dan pelayanannya semakin membaik. Dengan diperbaharui fasailitasnya, membuat pengguna semakin nyaman saat menggunakan transportasi kereta api dari Jakarta Kota.

Stasiun Jakarta kota menjadi tempat peristirahatan kereta luar jabodetabek yang akan diberangkatkan dari stasiun gambir. Kereta-kereta ini akan melakukan pengecekan kelengkapan saat ingin melakukan perjalanan melalui stasiun Jakarta Kota. Stasiun Jakarta kota sudah mengalami perubahan yang membaik yaitu dengan adanya resto dan supermarket membuat semakin nyaman. Ada juga jalur tambahan dari stasiun Jakarta Kota yaitu Kota kearah priok begitu juga sebaliknya.

Jalur terbaru Jakarta Kota menuju Tj.Priok ini melewati stasiun ancol yang sebelumnya pernah mati/tidak beroperasi. Dengan adanya penambahan jalur dan perbaikan membuat masyarakat semakin mudah untuk menikmati transportasi kereta. Gerbong-berbong pada kereta comuterline juga sekarang terlihat bersih dan udara didalamnya terasa dingin.

Stasiun Jakarta Kota sekarang dilengkapi denga e-tiketing, memudahkan pengguna untuk menikmati transportasi ini. Hadirnya e-tiketing membuat hemat kertas serta tidak adanya sampah lagi sisah tiket dan lebih praktis lagi. Pengguna hanya tinggal tap pada palang pintu lalu jalan menuju kereta yang dituju. Selain itu ada lagi mesin e-tiketing. Ini teknologi terbaru untuk transaksi pembelian tiket perjalanan. Pengguna tinggal memencet layar perjalanan yang dinginkan, lalu memasukkan uang dan tiket akan diproses. Kekurangan dari mesin ini yaitu tidak bisa menggunakan uang pecahan yang terlalu besar seperti pecahan 50 ribu dan 100 ribu.


Semoga dengan membaiknnya segala fasilitas yang ada di Stasiun Jakarta Kota dapat membuat pengguna kereta semakin nyaman dan fasilitas bisa dijaga dengan baik.

(Penulis : Yolana/PNB 3C/2017)

0 Response to "Stasiun Jakarta Kota dulu di namakan dengan stasiun Beos"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel