Sekilas dengan penggunaan Gerinda tangan

Photo By : Nurul Ainun

Gerinda tangan atau biasa disebut angle grinder adalah sebuah power tools yang paling banyak digunakan di proyek migas, galangan kapal, konstruksi, pabrik metal, dan termasuk di bengkel-bengkel. Mesin gerinda tangan merupakan mesin yang berfungsi untuk menggerinda benda kerja. Awalnya mesin gerinda hanya ditujukan untuk benda kerja berupa logam yang keras seperti besi dan stainless steel. Menggerinda dapat bertujuan untuk mengasah benda kerja seperti pisau dan pahat, atau dapat juga bertujuan untuk membentuk benda kerja seperti merapikan hasil pemotongan, merapikan hasil las, membentuk lengkungan pada benda kerja yang bersudut, menyiapkan permukaan benda kerja untuk dilas, dan lain-lain.

            Mesin Gerinda didesain untuk dapat menghasilkan kecepatan sekitar 11000 – 15000 rpm. Dengan kecepatan tersebut batu grinda, yang merupakan komposisi aluminium oksida dengan kekasaran serta kekerasan yang sesuai, dapat menggerus permukaan logam sehingga menghasilkan bentuk yang diinginkan. Dengan kecepatan tersebut juga, mesin gerinda juga dapat digunakan untuk memotong benda logam dengan menggunakan batu gerinda yang dikhususkan untuk memotong.

            Pada umumnya mesin gerinda tangan digunakan untuk menggerinda atau memotong logam, tetapi dengan menggunakan batu atau mata yang sesuai kita juga dapat menggunakan mesin gerinda pada benda kerja lain seperti kayu, beton, keramik, genteng, bata, batu alam, kaca, dan lain-lain. Tetapi sebelum menggunakan mesin gerinda tangan untuk benda kerja yang bukan logam, perlu juga dipastikan agar kita menggunakannya secara benar, karena penggunaan mesin gerinda tangan untuk benda kerja bukan logam umumnya memiliki resiko yang lebih besar. Untuk itu kita perlu menggunakan peralatan keselamatan kerja seperti pelindung mata, pelindung hidung (masker), sarung tangan, dan juga perlu menggunakan handle tangan yang biasanya disediakan oleh mesin gerinda. Tidak semua mesin gerinda tangan menyediakan handle tangan, karena mesin yang tidak menyediakan handle tangan biasanya tidak disarankan untuk digunakan pada benda kerja non-logam.

            Karena itu, gerinda tangan merupakan salah satu penyumbang terbesar dari kecelakaan-kecelakaan kerja yang sering terjadi pada pekerja lapangan di proyek-proyek migas. Untuk itu di setiap proyek, team wajib memberikan awareness dan edukasi kepada pekerja-pekerja yang terlibat tentang cara menggunakan gerinda tangan. 

Kebanyakan dari pekerja lapangan menggunakan gerinda tangan berdasarkan pengalaman pribadi secara otodidak dan bukan berdasarkan prosedur atau standar keselamatan yang berlaku. Karena banyak dampak yang akan terjadi akibat salah menggunakan gerinda tangan. Seperti, bahaya terpotong saat menggunakan gerinda, bahaya terkena percikan api, bahaya listrik, bahkan bahaya benda yang terpental akibat gerinda tersebut.oleh karena itu, saat menggunakan gerinda tangan jangan lupa menggunakan APD wajib sebagai berikut:

·         Ear Plug
·         Safety Glasses
·         Face Shield
·         Leather Glove
·         Pelindung Kepala
·         Boots
·         Masker Debu

Dalam praktek menggunakan gerinda tangan, Kita harus memperhatikan hal-hal berikut agar terhindar dari kecelakaan, yaitu:
  • Cabut kabel ketika akan mengganti mata gerinda.
  • Perhatikan RPM mata gerinda harus lebih besar dari RPM gerinda itu sendiri
    Mata gerinda untuk memotong tidak boleh digunakan untuk
    mengamplas.
  • Sesuaikan penekanan dengan jenis mata gerinda, jangan terlalu kuat saat menekan kan untuk mengamplas.
  • Mengetahui kapan gerinda harus diganti.
  • Arahkan percikan mengarah ke bawah.
  • menyingkirkan material yang mudah terbakar pada kegiatan gerinda.
  • menginformasikan agar orang-orang di sekitar tidak mendekat
SSekilas tentang penggunaan gerinda tangan, semoga artikel ini bermanfaat. (Penulis : Nurul Ainun/PNB3C/2017)

0 Response to "Sekilas dengan penggunaan Gerinda tangan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel