Sang Perancang Masjid Raya Bogor

Photo By : M.Ryan Zabidi Abdallah&M.Ramadhan
Masjid Raya Bogor adalah Masjid yang berada di Jalan Raya Pajajaran No. 10 sekitar 400 meter dari Terminal Baranangsiang. Masjid ini bisa dibilang Masjid yang  sudah sangat tua. Masjid yang berumur kurang lebih 38 tahun. Masjid Raya Bogor ini adalah Masjid kebanggaan bagi orang-orang Bogor.
Tapi taukah kamu siapa perancang Masjid Raya Bogor? Tidak ada yang menyangka dan tahu bahwa salah satu bangunan Masjid tercintanya orang Bogor ini adalah hasil pemikiran dari seorang arsitek Indonesia yang terkenal, yaitu Frederich Silaban.
Frederich Silaban bukanlah nama asing bagi Indonesia apalagi dibidang arsitektur. Pria kelahiran Sumatera Utara tahun 1912 ini telah melahirkan banyak karya untuk bangsa Indonesia. Contoh karya yang telah dia buat adalah Gelora Bung Karno dan perancang awal Monumen Nasional.
Masjid Raya Bogor bukanlah satu-satunya bangunan Masjid pertama hasil rancangan Frederich Silaban. Masjid yang merupakan hasil karyanya,  yaitu salah satu Masjid kebanggaan Indonesia yaitu Masjid Istiqlal yang berada di Jakarta.
Kenapa Frederich Silaban dibilang orang hebat? Karena beliau ini bukanlah seorang yang beragama Islam, melainkan seorang yang beragama Kristen Protestan. Beliau adalah seorang yang taat di agamanya. Beliau hebat, karena beliau tidak mempermasalahkan kenyataan bahwa ia membangun tempat ibadah umat yang berlainan dengan keyakinannya sendiri.
Fakta yang lebih mencengangkan lagi Frederich silaban sendiri adalah kemampuan dalam merancang bukanlah berasal dari bangku sekolah khusus. Beliau juga bukanlah seorang lulusan kuliah Arsitektur. Belia hanya seorang lulusan Sekolah Tehnik Menengah (STM). Pengetahuan arsitektur didapatkannya dari belajar secara otodidak. Ketekunannya membuatnya akhirnya menghasilkan berbagai karya yang membuatnya menerima berbagai penghargaan.
Frederich Silaban adalah cerminan nyata manusia yang bertoleransi antara sesama umat beragama. Beliau adalah seorang yang patut dicontoh oleh orang-orang Indonesia. Tidak penting keyakinan apa yang dimiliki seorang manusia. Kita harus saling berbagi dan menyayangi satu sama lain tanpa memandang ras,suku,bangsa,dan agama.(Penulsi : MohamadRyan Zabidi Abdallah&Muhamad Ramadhan/PNB3B/2017)



3 Responses to "Sang Perancang Masjid Raya Bogor"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel