Monas Sebuah Ikon Ternama di Jakarta

Photo By : Woro Dwi Komalasari

Siapa yang tidak tahu Monas? Sebuah ikon ternama di Jakarta. Tempat bersejarah yang sangat sering dikunjungi oleh orang-orang. Tempat di mana kita bisa mempelajari, mengenang jasa para pahlawan yang telah membela negara Indonesia sampai merdeka.
Monas yang dulu, bukanlah Monas yang sekarang. Jika dulu saat masuk ke dalam Monas kita dapat dengan mudah membeli makanan atau minuman di dalam Monas. Namun, kini para penjual makanan atau minuman tidak diperbolehkan untuk berjualan di dalam kawasan Monas. Serta, jika dulu kita bisa melihat begitu banyak sampah yang tergeletak sembarangan di pinggir jalan, namun berbeda dengan sekarang yang menjadikan Monas tempat yang sangat bersih dan terawat.
Untuk pergi ke Monas juga tidaklah susah dan tidak perlu mengocek uang yang cukup dalam. Karena, dari stasiun Juanda kita bisa naik bus tingkat gratis yang akan turun di halte Monas 2. Tak hanya turun di Monas, namun dengan menaiki bus tingkat, kita bisa keliling Jakarta, Gratis!
Ini pengalaman saya kemarin malam, pada selasa, 4 Oktober 2017. Dalam perjalanan menuju Monas, saya turun di Stasiun Juanda kemudian naik bus tingkat gratis. Sampai di Monas, sangat panas dan terik. Namun, angin bertiup pelan sehingga membuat suasana di kawasan Monas cukup sejuk.
Mungkin, untuk yang pertama kali mengunjungi Monas, akan mengalami peristiwa yang sama seperti yang saya alami. Yaitu, memutari Monas alias nyasar karena bingung mencari jalan masuk menuju Monas. Hal itu saya alami karena malas bertanya pada orang sekitar.
Namun, setelah memutari Monas, baru saya ingat kalau masuk ke dalam Monas harus lewat bawah tanah.
Ada hal yang baru yang harus dicoba saat mengunjungi Monas. Jika sebagian besar orang Indonesia itu susah untuk disuruh berjalan kaki, maka, hari ini kita tunjukkan kalau kita bisa berjalan kaki demi menyehatkan jantung kita dan membebaskan Ibu Kota dari polusi.
Memang terdengar sangat sederhana, tapi apakah kalian mampu untuk tidak menggunakan kendaraan dan berjalan kaki dari Monas menuju Stasiun Juanda.
Berjalan kaki di suasana kota Jakarta malam hari, adalah hal baru yang sangat menyenangkan. Melihat gemerlap Ibu Kota yang tidak pernah tidur walau malam sudah menguasai.
Kita pun juga bisa makan di pinggir jalan sambil mengamati jalanan yang ramai lancar. Menghirup udara sejuk malam yang sangat menenangkan. Ada beberapa toko makanan yang terlihat sangat menarik di mata maupun di rasa. Namun sayangnya, sebagai anak kosan yang sangat menghemat uang, saya tidak dapat membeli makanan ini-itu yang terlihat menggiurkan. Namun, saya sempat mencoba nasi goreng pinggir jalan yang rasanya sangat enak dengan harga terjangkau. Yaitu Rp. 12.000,- (dua belas ribu rupiah).

Liburan bukanlah tentang mengunjungi kemudian berfoto dan menandakan kalau telah jalan-jalan. Tapi, liburan bagaimana kita dapat menikmati waktu yang berharga itu sehingga membuat liburan yang kita jalani sangatlah berharga. Cobalah liburan dengan cara yang berbeda, seperti lebih banyak jalan kemudian nikmati dunia sekitarmu dan amati! (Penulis : Woro Dwi Komalasari/PNB 3A/2017)

0 Response to "Monas Sebuah Ikon Ternama di Jakarta"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel