Mengenal Arsitektur Minimalis

Photo by : by Senida AlmafikaAnggitya
Arsitektur? mengenal arsitektur pasti sudah membayangkan bangunan bangunan yang modern, kekinian dan sebagainya. Arsitektur sendiri adalah seni dan ilmu dalam merancang bangunan. Secara luas arsitektur adalah mencakup merancang dan membangun keseluruhan lingkungan binaan, mulai dari level makro yaitu perencanaan kota, perancangan perkotaan, arsitektur lanskap, hingga ke level mikro yaitu desain bangunan, desain perabot dan desain produk.

Sekarang, bahasan kali ini adalah mengenal apa itu arsitektur minimalis. seperti yang kita tahu dari kata minimalis saja terkesan mini, simpel, dan sebagainya. Istilah 'minimalis' adalah tren dari awal abad ke-19 dan secara bertahap menjadi gerakan penting dalam respon terhadap desain sebelum, yang lebih banyak menggunakan unsur dekorasi.

Berawal dari desain yang minimalis, sebenarnya desain ini tidak terlalu populer hanya saja desain minimalis merambah di berbagai bidang kehidupan baik itu dari seni musik, visual, film, dll. Desain minimalis juga digunakan untuk menggambarkan tren dalam desain dan arsitektur dimana subjek direduksi menjadi elemen yang diperlukannya. Desain minimalis adalah gaya dekorasi dan hidup di mana tujuannya adalah untuk mengekspose fitur-fitur elemen yang paling mendasar. Dalam dekorasi, itu berarti menghilangkan unsur yang tidak perlu dan menemukan keindahan dalam kesederhanaan.

Minimalis dalam arsitektur menekankan hal-hal yang bersifat esensial dan fungsional. Bentuk geometris elementer tanpa ornamen atau dekorasi menjadi karakternya. Mengacu pada pendapat Carlos Rego, dapat dikatakan arsitektur minimalis dikenal sebagai abad modern, abad yang diramaikan berbagai kemajuan sebagai hasil dari revolusi industri.

Prinsipnya semakin sederhana, maka kualitas sebuah desain, fungsi ruang yang ada, dan penyelesaian sistem struktur akan semakin lebih baik. Minimum adalah tujuan sekaligus nilai dari estetika itu sendiri. Kontinuitas rancangan sejak gagasan penentuan garis lurus, bidang datar dan pertemuan bidang serba siku tegak lurus, konstruksi volumetrik dan gubahan massa, kejujuran material, olahan cahaya dan udara, perulangan modul, sirkulasi ringkas, ruang multifungsi dan berurut serta kejelasan sistem struktur merupakan ciri utama konsep arsitektur minimalis.
Di Indonesia arsitektur minimalis berkembang pesat melalui kelompok Arsitek Muda Indonesia akibat penguasaan teknik presentasi desain melalui alat bantu teknologi komputer. Satu terobosan penting dalam bidang sajian gambar yang praktis dan nyata. Sistem modul, akurasi dimensi, pilihan warna, pencahayaan dan tekstur tersedia sedemikian rupa oleh teknologi informasi yang sedang berkembang.


Desain arsitektur hadir melalui konfigurasi pilihan referensi yang telah disediakan teknologi informasi dengan cepat. Secara substansif minimalis merupakan satu bentuk pilihan keputusan dalam desain bangunan akibat campur tangan budaya sebagai salah satu pola pikir dan gaya hidup masyarakat, yaitu sebuah cara pandang yang merefleksikan gaya hidup masyarakat pada masa kini yang cenderung cepat, praktis, efisien dan efektif dalam berbagai bidang.(Penulis : Senida Almafika Anggitya/PNB3A/2017)

0 Response to "Mengenal Arsitektur Minimalis"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel