Kandungan nutrisi dan tips memilih petai

Photo By : Rosma Fardah Fatin

Petai atau disebut dengan bahasa lainnya  Parkia speciosa, merupakan merupakan pohonahunan tropika dari suku polong-polongan (Fabaceae)anak-suku petai-petaian (Mimosoidae). Tumbuhan ini tersebar luas di Nusantara bagian barat. Bijinya, yang disebut "petai" juga, dikonsumsi ketika masih muda, baik segar maupun direbus.

            Petai pada umumnya diambil ketika masih muda atau sudah tua, dan biasa dimasak dengan sambal, kuah santan, oseng-oseng, sampai dimakan mentah sebagai lalapan. Banyak orang sangat menyukai buah sayur ini, namun tidak sedikit pula yang anti makan petai. Bau kuat yang khas pada petai memang telah menimbulkan banyak kontroversial.

            Aroma biji petai hampir menyerupai jengkol dan biasanya dijadikan bahan campuran pembuatan makanan seperti sambal dan menu masakan yang lainnya. Biji petai banyak dijual di pasar-pasar tradisional maupun di supermarket yang menggunakan pengemasan modern.

            Di Indonesia, pohon petai banyak tumbuh di kepulauan bagian barat. Dan tentu saja banyak orang yang sudah mengetahui tentang biji petai, karena biasanya biji petai dimanfaatkan sebagai bahan masakan ataupun dimakan lansung sebagai lalapan.

Beberapa kandungan senyawa dan nutrisi dalam Petai : 
  • Tryptophan (sejenis protein yang di dalam tubuh diubah menjadi serotin).
  • Vitamin A
  • Protein.
  • Fosfor.
  • Karbohidrat.
  • Magnesium.
  • Serat.
  • Kalium.
  • Zat besi.
  • Vitamin C.
  • Vitamin B12.
  • Vitamin B6.
Tips menghilangkan bau Petai :

Bagi penyuka petai, bau petai sering mengganggu orang-orang di sekitarnya. Nah, meskipun tidak benar-benar bisa menghilangkan bau petai, ada beberapa tips untuk mengurangi bau petai :
  • Rebus petai cukup lama sebelum diolah. Proses pemasakan dengan panas dapat dilakukan untuk mengurangi bau petai
  • Menggosok gigi setelah makan petai lalu gunakan mouthwash
  • Makan mentimun setelah memakan petai dipercaya dapat menghilangkan bau petai
  • Mengunyah sedikit kopi bubuk setelah makan petai Mengunyah beras setelah makan petai
  •           Memilih Petai yang Baik.
Petai dapat diolah menjadi berbagai masakan petai. Yang paling mudah adalah dibuat sebagai lalaban dan dimakan mentah atau digoreng sebelumnya. Selain itu, petai dapat digunakan sebagai tambahan bumbu seperti nasi goreng petai atau sambal goreng ati dan petai.

Sebelum dimasak, pastikan petai telah dipilih dengan baik. Berikut tips untuk memilih buah petai yang baik sehingga masakan nantinya akan enak:

  • Pilih petai dengan kulit buah berwarna hijau dan terlihat segar. Lihat apakah petai memiliki mata menonjol dan tidak ada lubang. Kalau berlubang jangan dibeli. Lubang biasanya menunjukkan ada ulat di dalamnya.
  • Jika papan petai terlihat menghitam, itu berarti kulitnya telah mengering. Sebaiknya jangan dipilih.
  • Bila petai yang dibeli bersisa dan akan diolah lagi di lain waktu, jangan simpan di udara terbuka karena akan cepat kering. Agar awet, kupas petai sampai bersih. Lalu dalam keadaan kering, masukkan ke dalam kulkas dalam wadah tertutup.
  • Jika petai yang dibeli atau bersisa penuh dengan kotoran, maka buanglah kotorang dengan cara mencuci sampai bersih. Atau petai dapat dibelah menjadi dua, lalu direndam air hangat sebentar. Setelah itu cuci sambil digosok-gosok. Kotoran yang menempel akan terlepas dan petai siap diolah.
(penulis : Rosma Fardah Fatin/PNB 3B/2017)

0 Response to "Kandungan nutrisi dan tips memilih petai"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel