Bajaj transportasi yang semakin jarang ditemukan

Photo By : Irhami Rohima

Pada jaman dahulu, transportasi utama setiap orang untuk berpergian adalah angkutan umum, kopaja, hingga bajaj. Namun, seiring berkembangnya teknologi, kini kendaraan umum tersebut sudah mulai sepi dan bahkan beberapa ada yang sudah dikatakan hampir punah seperti bajaj salah satunya. Sudah sangat jarang sekali kita dapat menemukan angkutan umum seperti ini kecuali di kawasan wisata saja seperti monas, kota tua, dsb.

Kendaraan bajaj adalah kendaraan yang di anggap unik karena memiliki roda tiga saja dan menggunakan bahab bakar minyak untuk menyalahkan mesinnya. Namun, seiring berjalannya waktu, kini bajaj mengubah bahan bakarnya menjadi gas. Tentu, menjadi sangat aman jika menggunakan bahan bakar gas karena kalau masih menggunakan bahan bakar minyak, hal itu masih dapat menyebabkan terjadinya kebakaran. Di lain sisi BBM saat ini kita terbilang sudah sangat langka. Bahkan bisa di bilang kita mulai impor dari luar. Jika bajaj masih menggunakan bahan bakar minyak, maka anggaran biaya yang dikeluarkan juga menjadi sangat besar. Penggunakan bahan bakar gas sendiri sudah di berlakukan sejak 10 tahun terakhir. Tentu jauh lebih efektif di bandingkan bahan bakar minyak menurut supir bajaj tersebut.

Terlepas dari itu semua, bajaj saat ini terbilang menjadi kendaraan untuk wisata saja. Karena orang umum saat ini lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi atau online yang tarifnya sudah pasti jauh lebih murah dari pada naik bajaj. Bajaj biasanya dapat kita temui didekat stasiun untuk menunggu penumpang yang akan naik.

Untuk tarif sendiri, menurut saya supir bajaj menembak harga. Sebab, tarif di bajaj yang satu dan yang lain berbeda untuk tujuan yang sama. Kalau kita tidak pandai-pandai menawar harga, maka kantung kita akan terkuras habis hanya untuk naik bajaj saja.

Lebih menghebohkannya lagi, kini ada bajaj roda empat. Memang hampir mirip dengan angkutan umum pada umumnya. Kendaraan ini menggunakan bahan bakar gas. Untuk tampilan sendiri bajaj roda empat ini berbeda dengan bajaj roda tiga. Bajaj roda empat memiliki desain yang jauh lebih modern. Kursi lebih empuk dan dilengkapi sabuk pengaman hingga audio sistem. Bajaj ini pertama kali di luncurkan di tempat umum pada pertengahan tahun ini.


Bajaj roda empat dapat mengangkut penumpang empat termasuk satu pengemudi di dalamnya. Memang kehadiran bajaj roda empat ini membuat pengemudi bajaj antusias dengan keberadaan alat transportasi tersebut. Namun, sepertinya untuk tarif sendiri masih sama dengan tarif bajaj roda tiga yaitu di sesuaikan dengan pengemudi bajaj itu sendiri. Jadi, bersiap-siaplah untuk tawar menawar dengan harga yang masih di kategorikan sebagai wajar karena supir bajaj juga manusia yang sudah pasti dia bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup dia dan keluarganya.(Penulis : Irhami Rohimah/PNB3C/2017)

0 Response to "Bajaj transportasi yang semakin jarang ditemukan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel