Budaya konsumeris Masyarakat Urban


Memenuhi kebutuhan hal yang wajar dimiliki setiap manusia. Manusia akan bekerja untuk memenuhi segala kebutuhan hidup yang penting. Namun semuanya menjadi tidak wajar apabila keinginan tersebut menjadi sesuatu yang sangat berlebihan, jika digabung dengan sifat dasar manusia yang tak pernah puas dengan apa yang dimilikinya. Dalam memenuhi kebutuhan malah sekarang menjadi prioritas kedua, padahal kebutuhan ini seharusnya menjadi prioritas utama dalam memenuhinya. Namun, mereka kini cenderung lebih mementingkan memenuhi apa yang mereka inginkan sehingga tercipta lah budaya konsumeris terhadap manusia.

Budaya konsumeris ini sudah banyak menjamur dikalangan masyarakat, khususnya masyarakat urban, yang cenderung mengejar apa yang mereka inginkan untuk terlihat lebih kekinian. Budaya konsumeris ini jika tidak ada rasa sadar dalam pengendalian diri yang kuat maka akan mempengaruhi pikiran dan kelakuan setiap individu. Dan lambat laun akan menjadi pribadi yang konsumtif dan tidak puas dengan apa yang sudah ia punya.

Perilaku konsumtif tersbut dapat disamakan sebagai ambisi berlebih yang mengedepankan nilai prestise tanpa mempedulikan fungsinya. Budaya konsumeris ini ter dukung dengan arus globalisasi yang semakin canggih hingga memudahkan masyarakat dalam memenuhi apa yang diinginkannya. Bahkan di sini tidak hanya masyrakat perkotaan saja bahkan masyarakat di pedesaan pun juga ikut andil dalam menjamurnya budaya konsumeris ini.

Seperti halnya masyarakat urban yang selalu cenderung mengejar materi dan juga mereka menilai semuanya dari materi, maka berperilaku konsumtif tidak lepas dari gaya hidup mereka. Apalagi dengan mudahnya mendapatkan informasi dari internet membuat mereka juga lebih ingin mengejar hal-hal baru agar tidak ketinggalan jaman. Apa yang dirasa kurang dan belum memenuhi kriteria kekinian maka mereka akan langsung membeli sesuatu yang baru meski dalam modal pas-pasan.

Begitu banyak sekali objek  yang menjadi pusat budaya konsumeris ini. Beberapa diantara seperti pusat perbelanjaan, berbagai media elektronik dan media massa serta pola pikir tiap individu. Sebagai masyarakat urban tentunya sudah sangat sering berkunjung ke pusat-pusat perbelanjaan. Bahkan bisa pula berkunjung ke situs-situs yang menawarkan berbagai produk terbaru yang menggiurkan. Terkadang adanya iming-iming diskon besar-besaran juga bisa menjadi pemicu seseorang mempunyai perilaku konsumtif, karena mereka akan berpikir secepatnya harus beli, baru kali ini bisa mendapatkan harga murah. Terlebih masyarakat urban memang selalu ingin memiliki dan membeli apa yang dipikirnya mudah dan terjangkau namun memiliki kualitas.


Sikap yang mudah terpengaruh oleh berbagai hal yang ditawarkan dan keinginan untuk selalu terus exist dengan mengikuti tren yang ada merupakan sesuatu yang bisa mendatangkan kerugian. Selain itu bisa berdampak dan berakibat akan penundaan dalam memenuhi kebutuhan yang penting. Diharapkan paling tidak menekan rasa haus akan produk baru dan mementing kan kebutuhan terlebih dahulu untuk bisa menghilang perilaku konsumtif ini.

0 Response to "Budaya konsumeris Masyarakat Urban"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel