Anda Penasaran Dengan Candi Prambanan? Ini Dia Asal Usulnya



Candi prambanan terletak di perbatasan provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Candi yang di tetapkan ke dalam situs warisan dunia UNESCO pada tahun 1991 ini merupakan candi hindu terbesar di Indonesia.

Menurut prasasti Siwagrha (Sivagrha) pembangunan candi Prambanan di mulai pada abad ke-9, tepatnya pada tahun 778 Saka atau 856 masehi pada masa pemerintahan Rakai Pikatan dan secara berkala di perluas oleh Raja Lokapala dan Raja Balitung Maha Sambu. Beberapa sejarawan menduga pembangunan candi hindu Prambanan sebagai penanda kembali berkuasanya Keluarga Sanjaya atas Jawa.

Kompleks candi Prambanan secara berkala di perluas oleh raja raja Medang Mataram seperti Raja Daksa dan Raja Tulodong.

Candi Prambanan sendiri di temukan pada tahun 1733 oleh C.A Lons. Penyelidikan lebih lanjut di perintahkan atas perintah Sir Thomas Stamford Raffles, namun reruntuhan candi tersebut kembali terlantarkan berpuluh-puluh tahun kemudian. Pada tahun 1880 di lakukan penggalian tak serius.

Pembongkaran besar besaran di lakukan oleh IsaƤc Groneman setelah di lakukan pembersihan pada tahun 1885 oleh Jan Willem IJzerman dengan mengelompokan batu batu candi. Upaya tersebut berlanjut pada tahun 1902 oleh Van Erp dengan mengelompokan batu batu reruntuhan secara lebih rinci.

Dimulai dengan upaya Van Erp, namun pemugaran secara seriusnya baru di mulai sejak tahun 1930-an. Dengan pemugaran besar-besaran, candi prambanan kembali menjadi pusat ibadah umat Hindu.

Candi Prambanan sendiri memiliki cerita rakyat; Roro Jonggrang, sehingga seringkali candi Prambanan di sebut juga candi Roro Jonggrang. Kisahnya sendiri menceritakan tentang Roro Jonggrang yang menentang lamaran dari seorang pemuda yakni Bandung Bondowoso. Karena ketidak sukanya terhadap Bandung Bondowoso, Roro Jonggrang meminta Bandung Bondowoso untuk membangun 1000 candi dalam satu malam. Di dalam ceritanya, Bandung Bondowoso yang walaupun di bantu oleh jin rupanya hanya mampu menyelesaikan 999 candi.

Namun sebenarnya, candi Prambanan sendiri hanya memiliki 240 candi. Namun kini, dari hasil pemugaran hanya tersisa 18 candi; yaitu 8 candi utama dan 8 candi kecil di zona inti serta 2 candi perwara.

Candi Prambanan memiliki 3 zona, yaitu Jaba atau pelataran luar, Tengahan atau pelataran tengah dan Njeron atau pelataran dalam.

Zona Njeron atau pelatatan dalam merupakan zona paling suci. Pasalnya di zona tersebutlah terdapat candi Trimurti, yakni candi yang di persembahkan khusus untuk 3 dewa hindu tertinggi ialah Dewa Brahma Sang Pencipta , Dewa Wishnu Sang Pemelihara, dan Dewa Siwa Sang Pemusnah.

Candi terbesar dan tertinggi di candi prambanan sendiri adalah candi Siwa, pasalnya candi Siwa memiliki tinggi 47 meter dan lebar 34 meter.


Terdapat satu arca, yang nenurut masyarakat setempat merupakan arca Roro Jonggrang yakni arca Durga, letaknya berada di sebelah ruang utara bersama dengan arca Sakti yang merupakan istri dari Dewa Siwa. 

0 Response to "Anda Penasaran Dengan Candi Prambanan? Ini Dia Asal Usulnya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel