Budaya Car Free Day

Melihat Beberapa kota di negeri kita ini yang sudah disebut urban sanagat penting untuk melirik beberapa kota yang ada dinegri kita tercinta ini, salah satunya JAKARTA, BALI namun dalam tulisan ini kita akan melihat KOTA JAKARTA

Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau dalam bahasa inggris disebut sebagai Car Free Day bertujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat untuk menurunkan ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan bermotor. Hari bebas kendaraan bermotor diselenggarakan setiap hari sabtu dan minggu sejak pukul 06:00 sampai 11:00. Salah satu lokasi pelaksanaan Car Free Day di daerah Jakarta terletak di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Banyak aktifitas yang dilakukan masyarakat Jakarta pada hari bebas kendaraan bermotor. Tidak hanya warga Jakarta, banyak orang-orang dari luar kota Jakarta yang datang ke Bundaran Hotel Indonesia untuk menikmati hari bebas kendaraan bermotor di lokasi tersebut.


Banyak komunitas-komunitas yang memanfaatkan momen Car Free Day untuk hari berkumpul bersama. Seperti komunitas pecinta hewan, salah satunya hewan anjing. Mereka membawa anjing-anjing yang lucu dan menggemaskan berjalan-jalan disekitar jalur Car Free Day.  Jenis anjing yang mereka bawa bukan hanya satu atau dua jenis, melainkan banyak jenis anjing dibawa untuk sekedar berjalan-jalan di sana. Mulai dari anjing yang kecil sampai anjing yang besar pun ada. Hal ini cukup menarik perhatian pengunjung yang sedang berolahraga atau pun berjalan-jalan disekitar lokasi Car Free Day. Selain komunitas pecinta anjing, terdapat komunitas-komunitas lain yang eksis di acara Car Free Day. Salah satunya yaitu, komunitas sepeda yang memiliki tempat parkir khusus untuk parkir sepeda. Ada banyak komunitas sepeda, salah satunya adalah komunitas sepeda modifikasi yang sedang melakukan parade di sekitar Bundaran Hotel Indonesia. Hal ini tak kalah mencuri perhatian para pengunjung yang sedang berada di sekitar lokasi.


Berbicara tentang komunitas, ada satu komunitas yang membuat mata kami langsung tertuju pada mereka, sebuah komunitas yang mengatas namakan kepedulian. Mengingat pada lokasi Car Free Day yang sangat ramai oleh para penikmat hari bebas kendaraan bermotor, situasi ini dimanfaatkan dengan cukup baik oleh komunitas yang ternyata adalah pecinta sepak bola Jakarta (Jakmania) untuk mencari dana peduli Nepal, yang akan dikirim untuk membantu para korban gempa bumi di negara tersebut.
Ternyata ada banyak manfaat dari Car Free Day, selain untuk tempat berkumpul para komunitas, tempat untuk berolahraga, Car Free Day juga digunakan secara positif untuk mencari dana peduli sesama, bahkan untuk mencari rezeki dengan berjualan di sekitar lokasi. Inilah aktifitas lain di ibu kota, selain yang kemacetan serta tingkat kesibukan warganya yang tinggi.
Dari contoh ini maka perlu untuk pemerintah daerah untuk membuat peraturan seperti ini untuk meningkatkan kepedulian rakyat terhadap lingkungan dan dapat kita bayangkan berkurangnya bahan bakar yang digunakan dalam satu hari, juga akan membiasakan masyarakat menikmati kotanya atau daerahnya sendiri.
Foto dan arsip PNB2016, Publishing BLANTIKA VISUAL

Baca Juga : Pelukis Seketsa di tepi fatahillah

0 Response to "Budaya Car Free Day"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel