Wednesday, April 1, 2020

Cara positif menghabiskan waktu di rumah saat dilanda virus corona (COVIT-19)



Pada saat ini merupakan masa yang sangat sulit disebabkan wabah  corona atau  COVIT - 19  yang melanda negara kita bahkan juga dunia, dan sangat berdampak negatif  terhadap kehidupan social kita dimana peraturan yaitu social distancing atau menjaga jarak saat bersosialisasi dan juga buat sahabat yang masih melakukan pekerjaan diluar boleh mewaspadai penularannya dengan menjaga kebersihan ditempat kerja saat pandemic corona seperti yang dilansir di media CNN INDONESIA

Dan buat sahabat pembaca POJOKNYANTAI mari kita waspada dan mengindahkan peraturan yang sudah dibuat pemerintah kita, memang sangat menyedihkan bahwa beberapa kegiatan yang vital dalam social kita harus kita hindari, namun tidak usah sedih masih banyak yang dapat kita lakukan dalam mengisi keseharian kita, disini kita akan mencoba membantu anda untuk melakukan hal positif ketika kita harus menghabiskan waktu dirumah.

Nah dalam kondisi saat ini warga banyak menghabiskan waktu didalam rumah sehingga banyak aktivitas didunia maya, dapat dilihat dari  aktivitas  yang sangat tinngi yaitu belanja atau membeli secara daring (online shopping ) tentu ini salah satu peluang untuk tetap eksis berada didalam rumah, dan juga bagi sahabat yang tidak memilih untuk niaga atau jual beli tentu masih banyak lagi yang lain yang dapat kita kerjakan seperti membuat konten, baik menulis artikel atau menulis blog dan juga video creator atau menjadi youtuber, seperti kebanyakan musisi membuat live streaming dan tetap dapat menyapa para penggemarnya dari rumah,  disamping secara ekonomi mereka tidak terhalang untuk berekspresi/berkarya,  dan jangan salah memang benar ekonomi digital dalam posisi sekarang sangat melonjak sebab warga yang berada dirumah tentu tidak lepas dari social media.

disamping itu juga beberapa profesi dituntut menggunakan media internet guna menghubungkan atau menjalin koneksi untuk berkomunikasi dengan yang lain tanpa harus mengadakan pertemuan, sehingga harus memahami teknologi digital khususnya penggunaan aplikasi untuk berkomunikasi, sebab seperti yang kita ketahui beberpa kantor khususnya sekolah dan kampus diliburkan sehingga pembelajaran dilakukan dengan jarak jauh, buat guru dan para dosen tentu harus kreatif untuk membuat bahan ajarnya dan juga pemilihan media yang tepat untuk digunakan sehingga proses belajar tidak terhalang.

Walaupun dengan adanya distancing social pandemic corona atau covit- 19, tidak semua perusahaan mengalami kerugian  tetapi beberapa perusahaan sangat mengalami keuntungan dengan lonjakan yang tinggi dibidang ekonomi, beberapa perusahaan yang mengalami keuntungan diantaranya adalah teknologi digital, untuk lebih rinci baca di bbc.com news “Perusahaan manayang diuntungkan oleh wabah?”

Nah itulah anjuran yang sangat memungkinkan kita lakukan ketika kita harus berada didalam rumah untuk  menghabiskan waktu dengan sangat berguna, dengan kata lain tetap kreatif jangan panik selalu waspada dan semoga sahabat semua dapat mengisi waktu dengan baik, dan tetap didalam rumah salam dari POJOKNYANTAI #STAY AT HOME.

Wednesday, September 25, 2019

Tips komposisi framing dan keuntungan dalam fotografi

Framing-Pict. doc.iphonephotogrphyschool.com
Di dunia fotografi tidak sedikit fotografer apalagi yang masih baru belajar fotografi melupakan tentang komposisi. Mereka lebih terpaku pada hal-hal teknis seperti setingan kamera dll. Mereka seolah tidak peduli bahwa fotografi tidak hanya soal teknis, padahal ada banyak hal yang dapat membuat foto lebih menarik.

Komposisi framing dalam fotografi salah satu contohnya. Mungkin belum pernah membayangkan, bahwa dengan pengaturan komposisi sesungguhnya dapat ditonjolkan subjek utama. Bahkan tidak jarang akan mendukung keberhasilan foto-foto yang kita buat.
Seperti yang kita ketahui, fotografer dengan kamera secanggih apapun jika tidak optimal dalam mengkomposisi fotonya, hasilnya akan biasa saja. Namun sebaliknya, jika kameranya biasa saja tapi fotografernya bisa menghasilkan foto dengan komposisi yang baik tentu akan lebih menghasilkan foto berdimensi enak dipadang mata pemirsa.

Dan tidak ada salahnya juga jika kedua hal tersebut dimiliki, kamera canggih dan pengetahuan yang baik tentang komposisi dalam fotografi. Sekedar mengulang untuk pengingat, komposisi secara sederhana diartikan sebagai cara menyusun elemen-elemen dalam gambar, elemen-elemen ini mencakup garis, bentuk, warna, terang dan gelap.

Framing menjadi salah satu komposisi fotografi yang populer digunakan baik dalam fotografi landscape maupun fotografi lainnya. Secara arti komposisi framing bisa diartikan membingkai object POI ( Point Of Interest ) dengan elemen yang ada disekitar.

Framing merupakan teknik bagaimana mengarahkan perhatian seseorang kepada subyek foto dengan membatasi elemen-elemen foto yang lain menggunakan sesuatu yang mengelilingi elemen Focal Point. Dengan komposisi framing, dapat menambah kesan dimensi dalam foto karena ada lapisan yang dibentuk antara frame dengan Focal Point sehingga secara visual lebih menarik. Selain itu, dengan membuat elemen lain mengisolasi subyek utama, dapat menuntun mata dan perhatian orang yang melihat foto kearah subyek utama tadi.

Keuntungan Framing


Ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan dengan melakukan framing yaitu:
  • Memberikan konteks pada foto, karena framing akan memberikan kesan sebuah pembatasan dan pemahaman terhadap lingkungkan yang dipotret.
  • Memberikan kedalaman pada foto, karena framing biasanya akan menempatkan sesuatu benda atau obyek pada foreground yang bisa memberikan dimensi pada foto.
  • Menuntun mata menuju ke Focal Point, karena framing berarti menutup ruang kosong dan memaksa mata menuju ke arah Focal Point yang dipilih.
  • Menggugah rasa keingin tahuan Seseorang, terkadang ketertarikan pada apa yang tidak terlihat bisa jadi sama besarnya dengan apa yang terlihat. Penggunaan framing yang tepat bisa membuat penikmat foto berpikir, bahkan berimajinasi apa yang ada di belakang frame tersebut.

Tips Komposisi Framing

  1. Carilah angle yang berbeda – seringkali kita ingin memotret sebuah pemandangan yang sangat populer, dan tentunya kebanyakan orang akan mengambil gambar tersebut dari sudut yang sama saja. Untuk bisa menjadi berbeda dengan yang lain, dan supaya foto kita jauh lebih keren dan tidak membosankan, kita harus membedakan sudut pandang kita. Jadi, hal yang pertama kita harus lakukan adalah mencari angle yang lain. Mungkin hanya pindah beberapa meter ke samping, atau malah mundur dari angle yang sering dipakai oleh yang lain. Jangan lupa untuk mencari bagian dari alam ataupun arsitektur sekeliling yang dapat dijadikan framing agar foto kita lebih menarik dari yang lainnya.
  2. Jangan lupakan foreground- Ini sering terjadi, di mana fotografer terlalu memikirkan background dan object, sehingga lupa mengikutkan sebuah foreground. Foreground itu adalah object yang terletak di antara object dan fotografer. Foreground inilah yang dapat membantu menambahkan efek 3 dimensi dari sebuah foto. Tapi jangan sampai foreground nya itu terlalu dominan, dan mengambil perhatian dari objek utama. Gunakanlah foreground sebagai framing untuk membingkai object tersebut.
  3. Background itu penting – Inilah yang paling harus diperhatikan dari sebuah foto landscape. Background ini lah yang bisa mengatur mood atau feeling dari foto tersebut. Dalam foto landscape, biasanya background itu adalah langit atau awan. Untuk sebuah foto yang dramatis, langit yang berawan tentunya akan lebih bisa mencapai itu. Perhatikanlah agar background nya itu tidak mengganggu subject dari foto, tapi membingkainya agar mata kita langsung tertuju pada titik yang kita inginkan.
  4. Object tidak harus di tengah. Ingat rumus “rule of third”! – Jika menggunakan teknik framing/membingkai ini, sang fotografer akan cenderung untuk meletakkan objecte tersebut tepat di tengah foto. Namun, jangan abaikan “the rule of thirds”, yaitu menempatkan object di bagian 1/3 dari samping. Ini akan membantu untuk menjadikan foto kita lebih spesial, dan menangkap tujuan mata dari orang yang mengamati foto kita.
  5. Framing tapi tidak mengganggu dan dominan – Pastikan bahwa bingkai alami ini hanyalah pemeran dampingan, yang tugasnya adalah mendukung pemeran utama dari foto tersebut. Usahakan agar bingkai ini tidak mendominasi foto tersebut, dan biarkanlah object foto kita menjadi “hero” dari foto kita.
  6. Framing tidak harus menutupi sekeliling Focal Point, bisa jadi hanya satu atau dua sisi pada foto. yang menjadi pertanyaan penting  apakah dengan framing yang akan diambil bisa menonjolkan focal point atau malah sebaliknya? Terkadang aplikasi framing yang salah bisa menjadi sebuah pengalih perhatian bagi sebuah foto.
  7. Pertimbangkan juga apakah framing yang akan diaplikasikan terfokus atau tidak, dalam beberapa kasus frame yang blur bisa membangkitkan mood serta kedalaman pada sebuah foto (gunakan Aperture lebar).
  8. Frame yang terfokus dengan baik bisa membantu menambahkan konteks dalam foto (gunakan aperture kecil/sempit).
Penulis : Azen Inanto dan Dimas Nur Iskandar

Saturday, August 3, 2019

CARA AMPUH UNTUK MENAIKKAN TRAFFIC BLOG


Cara Ampuh Menaikkan Traffic Blog

Hello pembaca POJOKNYANTAI dalam artikel ini saya mencoba membahas “CARA AMPUH UNTUK MENAIKKAN TRAFFIC BLOG” kali ini saya mengajak anda untuk berdiskusi  tentang traffic blog dan penting di ingat ini merupakan pengalaman saya, tapi tidak ada salahnya berbagi.

Berbicara TRAFFIC adalah hal yang vital untuk seorang BLOGGER, mengapa hal ini sangat penting?

Tentu dikarenakan kita membuat blog bertujuan untuk berbagi pengalaman sesuai dengan hobby kita dan juga menambah semangat kita saat mengerjakan atau menulis artikel dengan harapan pembaca mengaapresiasi dan disenangi, baca juga “MEMAHAMI JENISBLOG DAN KONTEN YANG BAIK UNTUK PEMULA” .Bila memiliki pengunjung blog raamai, baru kita memiliki peluang untuk  berpenghasilan, dan salah satu incaran para blogger adalah penayang iklan Google AdSense.

Nah untuk lebih memahami cara menaikkan pengunjung blog tersebut kita harus mengerti dulu apa itu traffic?. Traffic yang dimaksud disini adalah sumber lalulintas yang mendatangkan pengunjung, dapat kita asumsikan bahwa BLOG adalah sebuah STASIUN atau TERMINAL namun setiap transportasi yang masuk ke terminal harus diketahui asal kedatangannya dan juga sebaliknya harus mendata juga keberangkatan, nah itulah asumsinya.

Nah jika hal diatas dapat dipahami maka pertanyaannya adalah bagaimana mendatangkan lalulintas ke blog kita, disini kita akan mencoba membangun yang namanya link sehingga dapat kita list dan target, adapun caranya adalah link on page dan juga link of page, kedua link inilah yang akan kita manfaatkan, perhatikan gambar dibawah yang dikotak merah link on page dan kotak biru diperoleh dari link of page. dan lainnya dari kata kunci atau dari search engine.
Traffic dari of dan on page

Nah simak kembali tentang kedua link tersebut yaitu, link on page adalah link yang kita rangkai dalam page atau artikel yang kita psoting, dimana link tersebut membantu pembaca untuk memahami kelanjutan atau topik yang berkaitan dengan postingan artikel tersebut, dapat dilihat contohnya seperti artikel ini ada saya bubuhkan link on page yaitu judul blog yang ada diatas.

Nah selanjutnya adalah link of page, link ini kita bangun diluar dari page kita, adapun langkah ampuh untuk cara ini adalah mempromosikan blog kita. Dan langkah yang dilakukan orang adalah untuk promosi blog yah banyak. ada yang menggunakan jasa dari para pengiklan atau jasa SEO, kemudian dapat juga dilakukan dengan berbagi promosi di media social seperti Facebook, line, wa, telegram, youtube, tumblr, dan banyak lagi.

Nah utnuk meningkatkan jumlah traffic tersebut lakukanlah promosi di berbagai media social sehingga dapat menambah pengunjung diblogmu, dan yang terpenting sebenarnya adalah(berbagi/share) bisa kita promosi dengan berbagi artikel, nah catatan disini adalah kita harus memiliki artikel yang disenangi orang atau bermanfaat buat pembaca, sehingga mereka akan bookmark dan juga dapat menambahkan untuk berlangganan, nah jikalau anda seorang blogger yang suka forum atau sering BLOG WALKING maka mintalah sahabat blogger lainnya untuk koreksi dan juga untuk meminta saran kepada pemilik blog untuk saling promosi atau memberi backlink dan ini juga biasanya adalah konten yang berhubungan.

Kemudian boleh juga komentar di Youtube dengan konten yang berhubungan dengan blogkita dan komentar kita harus meniinggalkan Domain/Nama  anda dan biasakan tidak meninggalkan link jika tidak di ijinkan.
Link of page

Dengan cara diatas percaya atau tidak anda akan kedatangan pengunjung yang ramai dan ramainya sebuah blog juga tergantung konten yang kita tulis dan juga kualitas tulisan kita, seperti yang saya utarakan diatas membuat mereka akan berlangganan jika artikel kita dianggap baik.

Sebagai penutup saya sarankan untuk tidak lupa selalu menulis dengan seo sehingga tulisan anda dapat ditemukan di page one google sebagai penunjang traffic blog yang berdampak luar biasa, kemudian jangan pernah lupa berhasilnya sebuah blog tentu harus dibarengi dengan kerja keras dan gigih, untuk itu kerja..kerja..kerja..salam dari POJOK NYANTAI

Sunday, July 14, 2019

Manfaat Garam Spa Terhadap Kecantikan dan Kesehatan


pict. Doc. www.groupon.com

Pada dasarnya garam tidak hanya dipake untuk masakan, Tetapi Garam juga dapat dipergunakan untuk kecantikan kulit, namun garam ini biasanya disebut garam spa atau “Bath salt” dan garam ini sangat bermanfaat terhadap kecantikan kulit, dimana garam ini mampu meningkatkan stamina terhadap kulit dan juga penyerapan kosmetik, karena garam ini dicampur dengan esensial oil yang memberikan aroma atau keharuman, garam diyakini mengandung ion psitif dan negatif (yang tidak bermuatan) secara kimia sehingga membentuk senyawa netral.

Nah buat sahabat pembaca dibawah ini beberapa manfaat garam spa (Bath Salt)  disamping Membersihakan badan saat berendam


·         Menimbulkan suasana rileks
·         Menghilangkan gatal-gatal
·         Menghilangkan pegal dikaki
·         Menjaga kelembutan kulit
·         Memacu pertumbuhan sel-sel kulit
·         Menghaluskan kulit
·         Menyembuhkan infeksi
·         Melenturkan ketegangan otot
·         Menurunkan stress


Nah bila anda berkeinginan mandi spa dirumah pantas dicoba, dan hanya butuh garam spa, cara pemakaiannya cukup dengan menaburkan garam spa kebak mandi  sebanyak 25-40 gram (sesuai banyaknya  air ) dan air yang kita gunakan adalah air hangat. Setelah itu kita dapat berendam selama 20-30 menit dan yang terakhir kita bersihkan dengan air bersih kemudian anda dapat merasakan efeknya, semoga tips ini dapat bermanfaat..salam POJOK NYANTAI

Saturday, July 6, 2019

Kunjungi Museum Wayang Jakarta Untuk Menambah Wawasan

Museum Wayang Jakarta

Pada awalnya bangunan yang digunakan oleh museum ini bernama De Oude Hollandsche Kerk atau Gereja Lama Belanda dan konon ceritanaya gereja tersebut dibangun pertamakali pada tahun 1640. Kemudian pada Tahun 1732 sempat diperbaiki dan bergantilah namanya menjadi De Nieuwe Hollandse Kerk atau Gereja Baru Belanda, Bangunan ini bertahan hingga tahun 1808 kemudian hancur akibat gempa bumi yang terjadi pada tahun yang sama. Di lokasi bekas reruntuhan itulah dibangun sebuah gedung yang kini disebut sebagai gedung museum wayang dan kemudian diresmikan pemakaiannya dan peruntukkannya sebagai museum pada tanggal 13 Agustus 1975.
Namanya juga museum wayang pastinya museum ini memiliki berbagai macam jenis wayang baik jenis wayang indonesia dan berbagai macam koleksi wayang, boneka dari manca negara. Kalau kamu berkunjung ke museum ini kamu akan mengenal dan melihat koleksi wayang kulit, wayang golek, koleksi wayang dan boneka dari negara negara tetangga seperti seperti Malaysia, Thailand, Suriname, Cina, Vietnam, Perancis, India dan Kamboja, termasuk juga koleksi set gamelan dan juga lukisan wayang.
Prasasti Museum Wayang

Pertama kali masuk museum ini, kalian akan terpesona. Rapi dan bersih sekali tempat ini. Ada lorong kecil menuju ke dalam museum dan di dinding kanan dan kiri terdapat display kaca beberapa wayang golek dengan penokohan wayang dari cerita Mahabarata dan Ramayana.
Di tiap display ada beberapa penjelasan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Naik ke lantai dua, kita akan melihat-lihat lebih banyak wayang kulit dibandingkan dengan di lantai satu beberapa wayang yang dipajang adalah beberapa tokoh utama kisah Mahabarata dan Ramayana seperti Krisna, Rama, Rahwana, Arjuna dan saudara-saudaranya.
selanjutnya di lantai dua ada beberapa tempat yang bisa dilihat. Mulai dari wayang tokoh ternama seperti Rama, Rahwana, Bima, dan lainnya, hingga ke bentuk-bentuk dari wayang mulau dari badang, kepala hingga kaki. berbagai model dan bentuk badan wayang ini tercetak di lantai. Selain koleksi tetnang perwayangan di dalam museum ini kamu juga bisa melihat lihat koleksi piring sebagai tanda batu nisan Jan Pieterszoon Coen. dan juga sebuah teater wayang serta workshop tentang pembuatan wayangsecara berkala juga diselenggarakan di Museum ini.
Jadi menurut saya cukup menarik untuk kamu berkunjung untuk menambah wawasan kamu tetnag dunia pewayangan . Museum ini buka sestiap hari kecuali hari senin dari jam 09:00 pagi hingga jam 15:00 sore, untuk hari sabtu dan minggu tutup jam 20:00, jadi jangan berkunjung ke museum ini pada hari senin ya. Museum ini masih berada dalam kawasan wisata kota tua dan tentunya areanya sangat berdekatan dengan Jakarta History Museum, tepatnya berada di Jl. Pintu Besar Utara No.27, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11110.

Surat Menyurat Memiliki Kesan Tersendiri

Surat Menyurat-POJOKNYANTAI
Kita semua mungkin sudah tidak asing lagi dengan surat-menyurat, bahkan tak jarang pula menggunakannya sebagai sarana untuk berkomunikasi kepada orang lain. Baik surat yang bersifat formal ataupun nonformal.

Ya, surat merupakan salah satu media komunikasi yang sampai saat ini masih digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi dari satu orang ke orang lainnya. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, surat berarti kertas yang bertulis atau secarik kertas sebagai tanda atau keterangan sesuatu yang ditulis. Sedangkan surat-menyurat adalah kegiatan untuk mengadakan hubungan secara terus-menerus. Umumnya, surat biasa digunakan untuk menjalin hubungan secara luas, memberikan ucapan selamat ulang tahun, atau sekadar tukar-menukar pengalaman dan pengetahuan.

Jauh sebelum ditemukannya kertas, orang menulis surat pada daun pelepah pohon atau kulit binatang. Kegiatan surat-menyurat pertama kali dimulai di Mesir pada 2000 SM. Saat itu surat ditulis pada sebuah mangkuk atau kain linen, kemudian di bungkus dengan kain, kulit binatang, atau sayuran untuk dikirim. Sedangkan di Indonesia sendiri, tradisi surat-menyurat sudah ada sejak zaman kerajaan. Surat di tulis di atas batu, kayu, atau kertas yang terbuat dari kulit bambu. Tradisi menulis surat semakin berkembang pesat ketika Belanda datang ke Indonesia.

Namun, seiring berjalannya waktu kegiatan berkirim surat semakin jarang ditemukan atau usang. Terabaikan. Manusia di era modern seolah sudah ‘muak’ berhadapan dengan kertas. Menulis surat dianggap sebagai hal yang tidak efektif di zaman yang serba cepat dan instan. Bersosialisasi jauh lebih mudah menggunakan internet dengan fasilitas jejaring sosial media seperti facebook, twitter, instagram dan semacamnya. Jika dulu, ketika masih duduk di sekolah dasar kita pernah merasakan punya sahabat pena lewat berkirim surat, kebiasaan seperti ini justru akan menjadi sesuatu yang tabu dan asing pada masa sekarang.

Buat apa repot-repot menulis surat pada lembaran kertas? Toh, sekarang kita bisa lebih mudah bertukar pesan lewat smartphone pakai email, sms dan media sosial. Informasi bisa langsung dengan cepat tersebar, kan?”

Salah besar. Menulis di atas sebuah kertas memang terkesan kuno, tapi memiliki kesan tersendiri. Membuat kita lebih banyak berpikir mengenai apa yang hendak kita sampaikan supaya kita tidak perlu menulis kembali jika terdapat kesalahan. Memilih secara hati-hati kata apa yang akan kita gunakan agar tidak menyinggung perasaan orang lain. Kita juga bisa leluasa mengekspresikan seluruh isi hati yang tidak bisa diucapkan oleh lisan tanpa harus takut dengan reaksi yang nantinya akan kita dapat. Belum lagi, perasaan ‘deg-degan’ yang kerap menghampiri ketika menunggu dan menerima surat datang. Manfaat lain menulis surat adalah bisa dengan mudah kita simpan kalau ingin membacanya kembali di lain waktu.

Sangat berbeda saat kita menulis pesan di media sosial atau aplikasi chatting. Orang cenderung akan langsung menulis apa yang ingin ia utarakan tanpa berpikir. Tulisan tersebut justru menjadi kurang makna ketika terpampang di layar ponsel, yang terkadang disingkat dan tidak disenyawai oleh jiwa penulisnya. Bahkan ada yang kadang kala lebih memilih berbicara langsung untuk mengutarakan isi hatinya kepada lawan bicara. Hal ini bisa membawa dampak yang kurang baik, karena ketika seseorang berbicara spontan tentang isi hatinya, ia cenderung tidak menyaring terlebih dahulu kata apa yang akan ia lontarkan dan dapat menimbulkan kesalahpahaman.

Kemajuan teknologi di bidang komunikasi memang tidak perlu diragukan, hingga mampu membuat seseorang dengan cepat ‘berpindah hati’ kepada hal-hal baru guna mengikuti perkembangan zaman dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Seolah seperti mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Kondisi seperti ini tentu tidak bisa disalahkan. Hanya saja kita harus memahami, bahwa ketika menemukan sesuatu yang baru tidak berarti harus melupakan sesuatu lainnya.

Era globalisasi yang ditandai dengan semakin majunya teknologi informasi dan komunikasi, suatu saat nanti mampu membuat pesona sang surat memudar. Menurunnya minat untuk menulis dan hilangnya sentuhan imajinasi juga ekspresi emosional adalah hal yang sedang dihadapi masyarakat saat ini. Tidak menutup kemungkinan, surat secara perlahan hanya akan menjadi sekadar bentuk formalitas semata. Punah. Tinggal kenangan. 

Penulis :Kirana Putri Ersapranu


Saturday, June 29, 2019

POINT PENTING UNTUK LOLOS GOOGLE ADSENSE



Sebagai penulis diblog atau yang sering meluangkan waktu untuk blogging tentu sangat menyenangkan jika kita sudah dapat menambah pundi-pundi kita lewat mengiklan atau Publisher, pada awalnya dulu para blogger untuk mendapatkan donasi adalah berkat bantuan para pembacanya yakni membuat link donasi di blog mereka sehingga minat untuk jadi blogger masih minim.

Kemudian pada era yang sudah makin canggih sekarang ini pengguna internet semakin banyak, sehingga beberapa perusahaan mengambil peluang ini khususnya yang bergerak di bidang e-commerce, Informasi, advertising untuk meraup keuntungan.

Melihat hal ini juga para blogger tidak ketinggalan untuk menambah pundi-pundi dari hasil penayangan iklan diblog masing masing, pihak pengiklan yang dipercaya dan banyak diinginkan blogger dan youtuber adalah Google Adsense sebab perusahaan ini terpercaya untuk membayar hingga millyaran rupiah. Namun tantangannya juga sangat berat untuk para blogger yang masih memulai dikarenakan mesti lolos dari peninjauan pihak Google.

Untuk menjadi publisher di Google Adsense sangatlah banyak syarat atau kebijakan yang harus dipatuhi, hal inilah yang membuat para blogger baru selalu terbentur dan hampir semua blogger pernah mengalami penolakan dari pihak Google.

Untuk para sahabat blogger yang mau ngajuin Google Adsen ada beberpa hal penting yang harus dikoreksi dan diterapkan untuk lolos, cara atau tips ini menurut pengalaman saya dan sudah saya buktikan berhasil, nah mungkin buat para blogger yang lain boleh dicarilagi caranya supayalebih komplit sebab hal penerapan cara dan tips biasanya tergantung kepada masing-masing blogger, nah jika ingin mencoba dengan cara saya silahkan ikuti cara dibawah :

Menggunakan satu akun

Saat mengajukan atau mebuat akun Google Adsense ada peringatan dan pernyataan bahwa akun kita hanya satu yang berarti jika terdeteksi memiliki dua akun maka akan jelas ditolak, untuk itu jika mau mengajukan blog gunakanlah email fresh dan juga mengajukan bukan dari perangkat yang sama bila pengguna smart phone.

Blog Non copypaste

Biasanya pihak peninjau GA mengkoreksi blog kita, disini kita benar benar memberi postingan yang lolos copypaste, dan tidak cukup hanya itu saja bahkan tata bahasa juga harus baik, sebab pihak peninjau harus benar paham apa yang kita tulis. Untuk mengajukan siapkanlah 10-15 artikel dan setiap artikel kita saat pengajuan masing-masing minimal 600 kata dan juga seo, selanjutnya artikel tersebut sudah terindeks digoogle atau dapat dibaca mesin pencari, asumsinya ada potensi pengunjung ke blog kita.

Blog yang loading fast

Untuk menayangkan iklan tentu menambah beban pada blog kita, hal ini penting mempertimbangkan untuk memasang template yang ringan supaya iklan dapat tampil dengan cepat, saran saya gunakanlah template blog yang seo, agar tidak repot lagi untuk menyesuaikan heading kemudian yang berpengaruh untuk loading fast blog adalah menggunakan gambar yang berukuran kecil.

Navigasi Blog dan kelengkapan blog

Untuk membuat blog penting juga membuat konstruksi yang baik, sehingga pengunjung dapat memahami tata letak dari ruang blog tersebut, boleh saya ibaratkan seperti masuk rumah denahnya harus kita ketahui, nah adapun kelengkapan untuk blog yang sangat penting adalah melengkapi seperti, SITEMAP, LABLE, CONTACT, TOS, PRIVACY POLICY, DISCLAIMER, DMCA. Dan saya tambahkan buatlah Label di fotter paling atas. Dan boleh ditambahkan counter untuk menyakinkan pihak GA sumber trafik kita dari mana aja, dan biasanya saya memasang Hithats dan GEO COUNTER.

Memiliki pengunjung

Dan tidak kalah pentingnya adalah jumlah pengunjung, mengapa demikian boleh diasumsikan bahwa Googel meletakkan iklannya di tempat yang rame pasti, sebab sama halnya dengan berdagang kita kemungkinan akan laris jika menempatkan barang dagangan ditempat yang rame, nah untuk besarnya jumlah untuk pengunjung tidak lah ada patokannya dari pihak google, namun asumsi diatas pasti berlaku dan logikanya begitu.

Nah itulah beberapa hal penting yang kita harus pahami untuk mengajukan sebagai penayang iklan dari Google adsense, ini berdasarkan pengalaman dan sudah banyak yang terbukti lolos ketika menerapkan point penting diatas, semoga artikel ini bermanfaat salam POJOKNYANTAI

Sunday, June 23, 2019

Dasar menulis seo friendly diblog


Sahabat pembaca POJOK NYANTAI dimanapun berada yang sedang meluangkan waktu, kali ini kita berbagi waccana tentang dasar menulis seo friendly diblog atau website, banyak diantara kita yang selalu bingung karena susah untuk mencari tulisan kita dihalaman pertama google saat  memasukkan kata kunci atau judul artikel kita dimesin pencarian google, yahoo atau bing.


Nah artikel ini berdasarkan pengalaman saya sendiri, dimana awalnya sulit menemukan artikel saya dimesin pencarian google, tenyata ada istilah indeks atau membuat artikel terbaca dimesin pencari google dan yahoo, setelah saya indeks artikel saya belum juga membuahkan hasil yang baik atau belum muncul juga dihalaman pertama.

Namun saya mencoba untuk mempelajari ternyata harus SEO friendly nah penasaran apa itu seo bukan?  Ternyata adalah Search Engine optimasi atau mengoptimalkan mesin pencari dan saya terpaksa harus membaca beberapa artikel tentang langkah-langkah  dasar menulis SEO yang baik, Teknik menulis SEO friendly, Panduan Menulis SEO dan banyak lagi, setelah saya pahami kemudian melakukan percobaan atau selalu mencoba “try eror” dan akhirnya saya dapat menemukan artikel saya di page one, walaupun tidak semuanya,,he,,he,,

Setelah memahami hal demikian saya mulai menerapkan menulis seo di artikel saya dan ini juga menurut para ahli belum tentu juga 100% akan bertahan karena algoritma mesin pembaca google juga dapat dirubah sewaktu waktu oleh pihak google.

Tetapi apapun itu,  menulis yang baik didunia maya atau diinternet bukanlah sama dengan menulis buku, kenapa demikian? Sebab menulis buku biasanya membuat pragaraf yang panjang dan aturan menulis dalam pelajaran bahasa Indonesia juga menyebutkannya, tetapi dalam menulis diblog atau website bukanlah demikian, karena menulis pragraf panjang dapat mengakibatkan mata lelah.

Disini beberapa langkah dasar  yang harus diperhatikan saat menulis seo friendly diblog yang saya lakukan adalah :
  • Menentukan Judul dan menyematkan keyword
  • Menarget kata kunci/Riset keyword
  • Menerapkan pragraf yang efisien
  • Menempatkan format typografi yang baik/Heading
  • Melengkapi gambar yang optimal
  • Artikel layak dan berbobot
Nah dibawah ini akan saya jelasakan silahkan disimak, supaya dapat dipahami maksud dari poin-poin diatas.

Menentukan Judul dan menyematkan keyword

Saat mau menulis judul blog atau konten, hal yang utama harus diingat “ bahwa judul adalah sebuah jembatan pembaca yang langsung mengarahkan pembacanya pada suatu titik atau inti dari suatu artikel”, dan judul harus sesuai atau menyesuaikan dengan isi artikel baik dengan label blog kita, kemudian saat menulis judul kita harus menyematkan atau membubuhi keyword yang telah diriset setelah itu hindari menggunakan “stopword” atau kata sambung yang berlebihan.

Menarget kata kunci /Riset keyword

Pengguna internet yang berselancar sangat  banyak dalam hitungan detik, bahkan jutaan orang setiap detiknya tetapi yang penting harus dipahami adalah apa saja yang diinginkan mereka, nah untuk mengetahui itu boleh menggunakan GOOLE TREND, disini kita dapat terbantu untuk  memahami trend yang diminati para pengguna intrnet.

setelah kita pertimbangkan dengan ide yang akan kita tulis diartikel kita, maka kita menarget keyword atau kata kunci yang bakal kita gunakan untuk artikel, kemudian baru kita riset keyword untuk melihat volume pencarian, semakin besar volume maka semakin tinggi peluang kita jika menerapkan seo dengan baik, namun penting di ingat juga bahwa keyword yang pendek sulit mengalahkan website atau blog yang suah besar namanya, dan saya sarankan menggunakan long tile keyword, dan untuk riset keyword yang gratis boleh menggunakan UBERSUGGEST sehingga dapat melihat volume pencarian, lihat gambar dibawah:

Pragraf yang efisien

Seperti yang saya utarakan diatas bahwa membuat pragraf diblog tidak sama dengan dibuku, kita harus membuat ringkas, padat dan tidak terlalu panjang sehingga mata tidak lelah, kemudian buatlah istilah yang dapat dipahami secara umum, dan penggalan pragraf berkaitan dengan pragraf berikutnya.

Menenmpatkan format typografi yang baik

Dalam menulis blog penting memperhatikan tipografi, atau menempatkan format huruf yang baik digunakan dalam tulisan artikel, disini saya rasa masih sama dengan menulis buku atau skripsi yaitu menerapkan ukuran yang berbeda untuk judul, sub dan isi, saat menulis blog atau format Heading nah format ini adalah ukuran besarnya tipografi yang kita gunakan “Heading” berarti kepala dan ada subheading namun lebih gampangnya untuk dipahami adalah seperti Judul  dan Sub Judul dan juga untuk keterangan lainnya boleh menggunakan tipografi yang lebih kecil. Perhatikan gambar dibawah:

Lengkapi dengan Gambar yang optimal

Untuk melengkapi dari penjelasan artikel  maupun membuat gambaran dari tujuan artikel boleh menyematkan atau melampirkan gambar, nah untuk gambar juga harus menghindari ukuran yang besar untuk meringankan loading fast blog kita, kemudian rename gambar anda dengan keyword juga memberi nama blog, kenapa demikian ketika dimesin pencarian juga akan memunculkan gambar, mungkin judul blog tidak di page one namun salah satu keuntungan gambar kita dapat terlihat di pageone jika optimasi gambar benar dan baik. contoh judul dari sebuah artikel : Menggambar apel dengan teknik arsir dan dusel namun ketika judul kita penggal dan kita search di mesin pencari artikel tidak muncul namun gambar dapat mengarahkan kita kelaman artikel kita.
dalam gambar diatas boleh kita simak bahwa gambar juga berpotensi untuk mengarahkan pengunjung ke blog kita walaupun judul blog kita tidak muncul

Artikel Layak dan berbobot

Artikel yang baik dan berbobot menurut pengalaman saya adalah artikel yang mampu menjawab dan memberi informasi yang dibutuhkan pengunjung, dan sangat dibutuhkan penjelasan yang detail untuk memaparkannya kemudian jumlah kata dari suatu artikel yang baik rata-rata 600 kata keatas, nah dengan lamanya pembaca berdiam di blogkita akan memperbaiki penilaian googel terhadap blog dengan asumsi jika mereka bertahan atau betah dilaman kita maka pengunjung menyukaii isi dari artikel dan blog. Dan prilaku penilaian google sama dengan perilaku manusia, jika kita senang tidak maslah dengan waktu atau tidak merasa boring.

itulah beberapa pedoman atau dasar untuk membua tulisan atau artikel kita berpeluang di halaman pertama googel ketika ditelusuri dari mesin pencari, atau seperti judul tulisan ini "DASAR MENULIS SEO FRIENDLY DIBLOG" dan masih banyak yang harus kita pelajarilagi dan semoga artikel ini bermanfaat, salam POJOKNYANTAI

Monday, June 17, 2019

Memahai Fungsi dan Jenis Metering dalam Kamera DSLR

Pict.doc.fstoppers.com

Metering dalam kamera sangat berperan penting untuk mengukur pencahayaan dari bagian subjek yang kita fokuskan, kemudian setelah  selesai mengukur selanjutnya light meter bertugas untuk menentukan berapa  nilai eksposur (ISO,F,S)  yang dibutuhkan untuk mendapat cahaya supaya  menghasilkan foto yang baik.

Nah disini kita akan membahas cara kerja metering, Sederhananya bahwa metering itu mengukur berdasarkan intensitas warna dari subjek atau bagian dari subjek yang Anda fokuskan. Selanjutnya metering bekerjasama dengan kamera agar bagaimana subjek tersebut bisa mendapatkan pencahayaan / eksposur yang normal. Hanya saja, intensitas warna pada sebuah benda akan dipengaruhi oleh "intensitas cahaya" sehingga dalam hal ini warna akan dibagi menjadi dua kategori yaitu "warna gelap" dan "warna cerah".

Apa yang dimaksud dengan warna gelap tidak selalu itu berarti "hitam", warna coklat tua atau biru tua juga termasuk dalam kategori warna gelap, begitupula yang dimaksud dengan warna cerah yang tidak selalu itu berarti "putih". Ini seperti "foto hitam & putih (black & white)". Entah itu kuning, hijau, merah, atau biru, jika sudah dalam konsep hitam & putih maka yang tampak hanyalah warna hitam dan putih saja, selanjutnya tinggal dilihat kadar warnanya apakah cenderung gelap atau cenderung cerah? Seperti itu kira-kira cara metering mengukur berdasarkan intensitas warna.

Jadi, ketika metering mengukur subjek berwarna coklat tua misalnya, maka metering tidak mengenalinya sebagai "warna coklat", melainkan metering menganggap bahwa subjek tersebut teridentifikasi "gelap" dan membutuhkan cahaya yang banyak. Tapi jika subjek tersebut berwarna "coklat muda", maka metering mengidentifikasi subjek sebagai "cerah" dan tidak memerlukan banyak cahaya atau bahkan mungkin cahayanya harus dikurangi. Inilah prinsip kerja yang digunakan oleh metering yang dikenal sebagai Gray 18%.

Nah sebenarnya apa itu gray 18%? Disini akan kita simak, Karena intensitas warna juga ikut mempengaruhi hasil pengukuran metering, sehingga metering memerlukan "tolak ukur" untuk menetapkan bahwa kondisi pencahayaan subjek telah mencapai normal. Maka disepakatilah bahwa sebuah subjek dengan eksposur yang normal itu harus memiliki kecerahan seperti warna abu-abu dengan kadar 18%. Oleh sebab itu dinamakan sebagai Gray 18%. Berikut contoh kecerahan Gray 18%.


Semua produsen kamera memberlakukan Gray 18% ini sebagai patokkan atau tolak ukur untuk kadar pencahayaan / eksposur yang normal pada sebuah subjek. Entah itu subjek berwarna gelap ataupun subjek berwarna cerah, semuanya akan diubah ke Gray 18%. Perlu dicatat juga bahwa grey 18% ini bukan maslah warna namun mengarah ke kecerahan.

Seperti penjelasan di atas, bahwa ketika metering mengukur subjek berwarna gelap seperti coklat tua, maka metering menganggap subjek tersebut sebagai "gelap" dan kekurangan cahaya, sehingga hasil pengukuran metering mengharuskan kamera perlu disetting untuk mendapatkan cahaya yang banyak, agar subjek bisa mendapatkan eksposur yang normal. Lantas bagaimana kamera mengetahui apakah eksposur pada subjek sudah normal atau belum? Jawabannya adalah ketika subjek tersebut memiliki kecerahan seperti Gray 18%. Paham? Dan karena prinsip kerja ini sehingga warna coklat tua pada subjek mungkin akan berubah menjadi lebih cerah mendekati coklat muda. Mengapa bisa? Karena warna subjek sudah dipengaruhi intensitas cahaya yang tinggi.

Begitupula halnya ketika metering mengukur subjek berwarna cerah seperti warna putih. Menurut prinsip kerja metering bahwa putih terindetifikasi "kelebihan cahaya (over exposure)", sehingga metering mengharuskan kamera perlu disetting untuk mengurangi pencahayaan pada subjek tersebut, hingga batas kecerahan seperti Gray 18%. Dan akibatnya warna putih tidak akan lagi terlihat "putih cerah" dan akan sedikit memudar. Berikut ilustrasi cara kerja Gray18%:


Kesimpulannya, apapun intensitas warna pada subjek yang Anda fokuskan, jika Anda ingin subjek tersebut dalam kondisi eksposur yang normal, maka "mau tak mau" subjek harus memiliki kecerahan Gray 18%.
Untuk membuktikan teori tersebut, maka mari kita laukan percobaan seperti berikut:


  • Siapkan 1 baju warna putih dan 1 baju warna hitam, kemudian letakkan secara berdampingan.
  • Gunakan mode pemotretan Program (P) agar lebih mudah melihat perbedaan eksposur pada kedua subjek.
  • Selanjutnya aktifkan mode "Life View" untuk melihat subjek secara langsung melalui monitor LCD kamera (bukan lewat viewfinder).
  • Sekarang "geser fokus" ke baju warna hitam menggunakan tombol navigasi kamera. Usahakan fokus tidak keluar dari area baju hitam.

  • Perhatikan informasi di light meter, karena ini mode Program (P) maka titik indikator dalam light meter akan "selalu" berada di tengah sekalipun Anda merubah ISO. Titik di tengah menandakan eksposur dalam keadaan normal.
  • Sekarang geser fokus ke baju warna putih dan usahakan fokus tidak keluar dari area baju putih. Nah, di sinilah Anda akan melihat eksposur atau pencahayaan "menurun" secara drastis, akan tetapi titik dalam light meter masih berada di tengah yang artinya eksposur masih dalam keadaan normal.



  • Tapi coba Anda geser kembali fokus ke baju warna hitam, maka eksposur akan kembali seperti semula, sedangkan titik dalam light meter masih tetap di bagian tengah. Berikut hasil gambar dari percobaan yang saya lakukan:

Dalam melakukan eksperimen di atas, saya menggunakan tempat yang sama dan dalam kondisi pencahayaan yang sama pula, tapi mengapa hasilnya bisa berbeda? Mengapa Gambar A lebih terang dari Gambar B? Padahal metering menunjukan indikator yang sama? Untuk menjawab ini maka Anda harus memahami 2 hal:


  • Metering hanya mengukur subjek atau bagian dari subjek yang "difokuskan". Intinya di mana Anda meletakkan titik fokus, di situ metering melakukan pengukuran.
  • Karena hanya mengukur bagian yang difokuskan saja, sehingga konsekuennya bisa menyebabkan bagian atau area lainnya menjadi over exposure atau under exposure.

Itulah alasannya mengapa Gambar A di atas lebih "terang" ketimbang Gambar B. Karena metering merekomendasikan program untuk menambah cahaya ketika fokus diletakkan pada baju warna hitam, sehingga konsekuennya menyebabkan area sekitar baju menjadi kelebihan cahaya (over exposure).

Namun ketika fokus di letakkan di baju putih, metering malah merekomendasikan program untuk mengurangi cahaya sehingga menyebabkan area selain baju menjadi kekurangan cahaya (under exposure).


Nah, berangkat dari situlah sehingga kebanyakan orang "salah paham" dengan cara kerja metering. Mereka menganggap bahwa metering bisa keliru dan menyebabkan penyimpangan eksposur. Padahal cara kerja metering memang sudah seperti itu.


Jenis-Jenis Mode Metering

Beberapa jenis metering yang umum terdapat didalam kamera adalah :
  •        Spot Metering
  •         Patrial Metering
  •        Center Weighted Metrering
  •         Evaluativ/Matrix Metering

Spot Metering
Spot Metering : Pada mode ini metering hanya akan mengukur pencahayaan pada area titik fokus tengah dengan jangkauan yang sangat sempit sekitar 1-5% dari seluruh adegan dan mengabaikan semua area diluar titik fokus tengah. Secara default mode Spot ini akan mengukur pusat frame, namun kemungkinan teknologi metering akan mengalami pengembangan untuk DSLR kelas pro sehingga bisa saja mode Spot tidak hanya mengukur titik fokus tengah saja, tetapi juga bias bekerja dititik focus lainnya.
Mode ini bisa Anda gunakan untuk memotret subjek utama yang kurang cerah dibandingkan area sekitarnya, seperti memotret seseorang pada posisi backlight (posisi dimana subjek membelakangi matahari), memotret bulan atau memotret pertunjukan teater di mana para actor berdiri didepan tirai yang gelap dan semar.


Intinya dengan mode Spot ini fotografer akan berfokus menghasilkan eksposur normal pada area titik fokus tengah, misalnya ketika titik fokus tengah diarahkan ke wajah manusia. Persoalan bagaimana kadar eksposur diluar area itu bukan lagi bagian dari pengukuran dari mode ini. Jadi konsekuennya adalah jika berdasarkan pengukuran mode Spot menyimpulkan bahwa wajah subjek lebih gelap dari area sekitarnya, kemudian kita mencoba mengatur kembali settingan kamera agar wajah subjek bisa mendapatkan eksposur normal, maka akan menyebabkan area sekitar wajah subjek yang tadinya sudah cerah akan kelebihan eksposur. Alasannya seperti yang saya katakan di atas, pengukuran berprioritas pada area titik fokus tengah. Ini juga berkaitan dengan penjelasan saya tentang cara kerja metering kamera.
Patrial Metering
Patrial Metering : Cara kerja mode ini masih sama dengan mode Spot di atas yaitu berkonsentrasi pada area titik fokus tengah. Hanya saja pada mode Partial ini metering akan jangkauan pengukuran lebih luas sekitar 10-15% dari keseluruan adegan. Mode ini juga bisa diandalkan untuk memotret dalam posisi backlight. Sedangkan konsekuennya juga sama seperti kasus wajah subjek yang saya jelaskan di atas. Intinya hampir semua mode metering memiliki cara kerja yang sama, yang hanya mengukur area tertentu dan mengabaikan area lainnya.

Center Weigted Metering
Center Weigted Metering : Mode Center Weighted juga masih menggunakan cara kerja yang sama dengan kedua mode di atas begitupula dengan konsekuennya. Namun pada mode ini metering akan mengukur cahaya pada bagian tengah dalam jangkauan yang lebih luas sekitar 60-80% dari seluruh adegan, sedangkan area lainnya akan diabaikan. Mode Center Weighted ini sering kali direkomendasikan ketika mengambil gambar Close-Up. Tapi tergantung juga bagaimana kondisi pencahayaan yang Anda hadapi

Evaluative / Matrix Metering
Evaluative / Matrix Metering : Bila pada Canon mode metering ini disebut Evaluative maka pada Nikon mode ini disebut Matrix. Hanya perbedaan nama namun fungsinya sama. Pada mode ini metering akan mengukur pencahayaan secara menyeluruh namun lebih memprioritaskan area dimana Anda meletakkan titik fokus. Mode Evaluative / Matrix ini merupakan mode default metering yang memang sangat cocok digunakan bila Anda tidak mau repot lagi menganalisa kondisi Pencahayaan dan bagaimana dampak pada subjek utama.

Dari penjelasan mode-mode metering di atas bisa ditarik kesimpulan bahwa semua mode metering memiliki dasar kerja yang sama. Mengapa penjelasan diawali dari mode Spot agar Anda bisa mudah memahami cara kerja mode berikutnya. Kemudian luas area yang diukur oleh metering secara bertahap meningkat dari mode Spot sampai ke mode Center Weighted. Intinya metering hanya akan mengukur luas kecilnya area sesuai jangkauan yang diberlakukan oleh masing-masing mode, kecuali pada mode Evaluative / Matrix yang bekerja secara khusus.

Kesimpulan akhir bahwa tidak ada metering yang bekerja sempurna. Yang seharusnya Anda pahami bahwa sebagai fotografer Anda harus pintar memilih mana bagian dari adegan yang harus diprioritaskan dan siap menanggung konsekuen untuk bagian lainnya. Mustahil pada kondisi pencahayaan yang rumit Anda mengharapkan pencahayaan bisa stabil dan merata ke seluruh area, melainkan pada pemotretan terkendali dalam studio menggunakan sejumlah lighting. Oleh karenanya fotografer perlu mempertimbangkan olah digital sebagai upaya perbaikan pencahaayaan yang tidak merata.